Mourinho Ungkap Pahitnya Kekalahan dan Kemungkinan Ubah Pendapat

Jakarta, Maret.id — Jose Mourinho meninggalkan Stadion “La Cartuja” dengan perasaan frustrasi setelah Real Madrid merasakan kekalahan perdana di bawah kepemimpinannya, kalah 0-1 dari Real Betis. Pelatih asal Portugal ini merasa timnya seharusnya dapat meraih hasil lebih baik, mengingat mereka menguasai jalannya permainan namun gagal memanfaatkan beberapa peluang emas.
Usai pertandingan, Mourinho menyatakan bahwa kekalahan tersebut sulit untuk dijelaskan. “Kami benar-benar menguasai pertandingan, dan kami menciptakan banyak serangan serta peluang,” ujarnya. “Jika kami hanya imbang saja sudah merasa frustrasi, bayangkan bagaimana perasaan kami saat kalah.”
Mourinho juga menjelaskan mengenai penggantian Arda Guler, menekankan bahwa keputusan itu bukan karena penampilan buruknya. “Sulit untuk menarik Arda keluar karena ia menampilkan performa yang luar biasa,” kata Mourinho. Ia menyampaikan bahwa beberapa pergantian dilakukan karena pemain sudah mendapatkan kartu kuning, bukan karena ketidakpuasan terhadap performa mereka.
Ketika ditanya tentang kepemimpinan wasit Hernandez Hernandez, Mourinho mengaku tidak memahami alasan dia diberikan kartu kuning. “Saya tidak tahu penyebab kami kalah karena tim bermain sangat baik,” katanya. Ia juga menolak berkomentar mengenai keputusan penalti dan gol yang dianulir, mengingat ia tidak melihat situasi tersebut dengan jelas.
“Saya tidak punya alasan untuk menyalahkan para pemain,” tambahnya. “Kami layak menang, tetapi kelayakan tidak menjamin kamu mendapatkan satu poin pun.”
Pernyataan Mourinho ini mencerminkan rasa kecewa yang mendalam dan keinginan untuk memperbaiki kesalahan di laga berikutnya. Menanggapi hasil ini, komentator sepak bola Indonesia, Andi Suryawan, menyatakan, “Taktik Mourinho mestinya bisa lebih dimaksimalkan. Kami berharap dia dapat menemukan solusi agar Real Madrid tidak terjebak dalam hasil buruk seperti ini lagi.”





