Alexander Isak akui tidak mudah atasi kebugaran usai bantu Liverpool menang

Jakarta, Maret.id — Penyerang Liverpool, Alexander Isak, mengungkapkan bahwa perjalanan menuju kebugaran puncaknya di Anfield merupakan proses yang sangat berat setelah berhasil mencetak dua gol dalam kemenangan 2-0 melawan Ipswich Town. Dua gol yang dicetaknya dalam sembilan menit awal pertandingan tersebut menjadi titik balik setelah musim debut yang penuh tantangan di Merseyside.
Isak berhasil menjadi pahlawan dalam kemenangan perdana Liverpool di Premier League 2026-27, namun ia menekankan kesulitan yang dilalui untuk mencapai performa ini. Setelah bergabung dengan Liverpool dari Newcastle United dengan biaya rekor Inggris sebesar £125 juta, pemain berusia 26 tahun itu mengalami masalah kebugaran yang mengganggu penampilan awalnya. Dalam wawancara pasca-pertandingan dengan Sky Sports, Isak mengatakan: “Itu tidak mudah. Cedera itu berlangsung lama, dan musimnya secara umum juga sulit. Saya berpikir: saya ingin menjalani Piala Dunia yang bagus terlebih dahulu lalu memulai musim dengan baik, dan sekarang saya merasa sudah melakukannya. Musim itu sekarang seperti sudah ada di belakang saya, tetapi itu tidak mudah.”
Liverpool datang ke Portman Road dengan tekanan untuk tampil baik setelah gagal meraih kemenangan dalam dua laga pembuka musim ini. Niat untuk memulai agresif terlihat sejak peluit pertama, ketika Isak mencetak dua gol dalam sepuluh menit pertama. Isak menjelaskan: “Jelas kami menunggu kemenangan pertama dan kami membicarakan soal memulai pertandingan dengan baik, yang belakangan ini belum kami lakukan. Itu sempurna bagi kami untuk mencetak dua gol cepat. Saya rasa kami mulai mendapatkan cara bermain yang kami inginkan, bermain ofensif dan menyerang lini pertahanan.”
Peran Cody Gakpo juga tak kalah penting dalam keberhasilan tim. Ia memberikan assist untuk kedua gol Isak, melanjutkan chemistry yang sudah terbangun sejak pertandingan terakhir melawan Nottingham Forest. Isak menghargai kontribusi Gakpo dan berkata: “Jelas Cody menemukan saya dua kali dengan sangat baik. Dia tampil luar biasa dengan memberi assist dan menemukan saya dalam situasi-situasi seperti itu serta di posisi bagus, tempat saya senang menerima bola.”
Dengan performa yang meningkat, fokus Isak kini bergeser ke tantangan selanjutnya. Ia sudah mencetak tiga gol dari tiga penampilan pada awal musim ini. Meskipun begitu, Isak tidak ingin ambisius menargetkan statistik tertentu. Ia menyatakan: “Masih terlalu awal. Saya rasa kami masih punya banyak hal untuk dipelajari dan saat ini kami menjalaninya laga demi laga.”
Pertandingan berikutnya untuk Liverpool adalah melawan Atletico Madrid di Anfield, sebuah duel penting yang akan menguji kemajuan di bawah manajemen baru. Kemenangan melawan Ipswich menjadi modal berharga saat tim bersiap menghadapi komposisi kompetisi Eropa yang semakin padat.
Respon dari kalangan penikmat sepakbola Indonesia pun positif. “Saya sangat terkesan dengan penampilan Isak. Dia menunjukkan bahwa meskipun melewati masa sulit, kemampuannya memang tak bisa diragukan,” kata Daniel, seorang penggemar Liverpool di Jakarta.





