Ibanez lepaskan tembakan ke suporter Al Ahly saat pertandingan

Jakarta, Maret.id — Bek Al-Ahli Saudi, Roger Ibanez, melontarkan kritik tajam terhadap suporter timnya setelah kemenangan telak 5-0 atas Al-Riyadh di Liga Roshn. Ia merasa seolah bertanding melawan “Al-Raqi” akibat cemoohan dari para penggemar.
Pertandingan berlangsung di Stadion Kota Olahraga Pangeran Abdullah Al-Faisal pada Jumat malam, yang merupakan laga pekan kelima Liga Roshn Saudi. Ibanez mengatakan, “Segalanya baik-baik saja, dan Al-Ahli dalam kondisi baik, tetapi satu-satunya hal yang bisa saya bicarakan adalah suporter…” kata Ibanez.
Dia menambahkan, “Kami di dalam lapangan berjuang demi tim, dan semuanya bersama-sama, dan itulah yang kami lakukan di dalam lapangan, tetapi ketika suporter tidak berada di pihak kami, dan suporter kami mulai melontarkan cemoohan, itu tidak baik bagi kami…” ujar bek asal Brasil tersebut.
Ibanez menginginkan dukungan lebih dari suporter, yang selama ini ia anggap sebagai “pemain kedua belas” di lapangan. “Saya sudah pernah mengatakan bahwa mereka adalah pemain kedua belas di dalam lapangan, tetapi hari ini mereka bermain melawan kami,” tambahnya.
Kritik Ibanez ditujukan kepada cemoohan yang terus disuarakan kepada gelandang Al-Ahli, Artem Bondarenko, yang baru saja bergabung dari Shakhtar Donetsk. Cemoohan itu tidak berhenti selama pertandingan berlangsung.
Situasi ini membuat Ibanez sangat kesal hingga ia meninggalkan lapangan di antara dua babak saat timnya unggul 3-0, sebagai respons terhadap sikap suporter yang terus mencemooh Bondarenko.
Sebelum pertandingan, suporter Al-Ahli telah melancarkan kampanye menolak perekrutan Bondarenko karena merasa membutuhkan pemain yang lebih baik di lini tengah. Namun, hasil akhir tetap pada keputusan klub untuk merekrutnya.
Keputusan tersebut memicu kemarahan suporter, terutama terhadap mantan direktur olahraga Rui Pedro Braz, yang kini telah dipecat dari posisinya dua hari lalu.
Reaksi dari penggemar sepak bola Indonesia terhadap isu ini cukup menghangat. “Sapaan supporter itu penting untuk moral tim, dan mereka seharusnya mendukung pemain yang baru bergabung,” kata Ahmad, seorang penggemar sepak bola lokal. “Kita semua ingin tim kita sukses, dan dukungan dari suporter sangat krusial.”





