Olahraga

Dua ujian di tepi jurang Arbeloa berpotensi dipecat dari Premier League

Jakarta, Maret.id — Fulham mengalami start yang buruk pada “era Arbeloa” setelah kalah 3-2 dari Crystal Palace di Liga Primer Inggris. Kekalahan ini menjadi yang ketiga berturut-turut bagi mereka setelah sebelumnya berhasil menang melawan Wimbledon di Piala Liga.

Meski tampil lebih mendominasi dalam pertandingan tersebut, Fulham gagal memanfaatkan peluang, sementara Palace berhasil mencetak tiga gol dengan hanya lima tembakan tepat sasaran. “Mereka tidak tampil buruk, tetapi kehilangan ketajaman di depan gawang,” kata analis dari surat kabar Marca.

Cesar Palacios mencuri perhatian dengan mencetak gol kedua Fulham setelah menerima umpan dari Joshua King. Sebelumnya, King berhasil membawa Fulham unggul. Namun, Tyrick Mitchell menghancurkan harapan Fulham dengan gol penyama kedudukan 2-2 akibat kekacauan di pertahanan tim tuan rumah.

Mitchell kemudian menjadi kunci dalam kebangkitan Palace, saat Ben Chilwell mencetak gol ketiga pada menit ke-77, kembali memanfaatkan kesalahan defensif Fulham. Dengan hasil buruk ini, Fulham kini terjebak di zona degradasi setelah mengumpulkan nol poin dari tiga pertandingan perdana.

Tantangan semakin berat bagi Arbeloa, dengan dua laga mendatang melawan klub-klub besar, Liverpool dan Manchester United. Jika gagal meraih hasil positif, nasibnya di Fulham bisa berada dalam ancaman serius di awal musim ini.

Reaksi dari penggemar sepak bola lokal menunjukkan kepedulian yang mendalam. “Kami berharap tim segera bangkit. Hasil ini sangat mengecewakan,” ujar seorang penggemar setia Fulham saat ditemui di komunitas fanbase mereka di Jakarta.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button