Vincent Kompany bela keputusan cadangkan Harry Kane saat Bayern Munich gagal cetak gol

Jakarta, Maret.id — Vincent Kompany membela keputusannya untuk tidak memainkan Harry Kane dan Michael Olise saat Bayern Munich mengalami hasil imbang 0-0 yang mengecewakan melawan Schalke. Pertandingan yang berlangsung di Veltins-Arena itu menandai akhir dari rekor spektakuler Bayern dalam mencetak gol yang telah berdiri lebih dari setahun di kompetisi.
Keputusan untuk mengistirahatkan Kane dan Olise, terutama saat Bayern kesulitan meraih gol, menuai kritik. Kane, yang masuk menggantikan Nathaniel Brown di babak kedua, hampir mencetak gol kemenangan dengan tembakan kerasnya yang berhasil dihalau kiper Schalke, Loris Karius. Olise juga memiliki peluang ketika ia masuk sebagai pengganti untuk Lennart Karl dan menguji ketangguhan Karius dari sudut sempit.
Setelah pertandingan, Kompany menjelaskan alasannya. “Keputusan terkait Michael dan Harry sepenuhnya murni rasional. Keduanya baru kembali sangat, sangat terlambat dari liburan mereka setelah Piala Dunia,” kata Kompany, pelatih Bayern. Ia menambahkan, “Anda tidak bisa selalu membebankan seluruh beban kerja itu kepada para pemain ini.”
Hasil tersebut juga menandai berakhirnya era efisiensi ofensif tim. Bayern sebelumnya mencetak gol dalam 59 pertandingan kompetitif berturut-turut, yang dimulai sejak Juli 2025. Setelah gagal mencetak gol melawan Schalke, rekor tersebut terputus.
Menyinggung pertandingan, Kompany mengakui timnya kekurangan intensitas untuk membongkar pertahanan rapat lawan. “Setiap pertandingan punya ceritanya sendiri. Hari ini, cerita kami adalah kami tidak mencetak gol,” ujarnya. “Kami tidak benar-benar berhasil melakukannya hari ini karena kami beberapa kali menurunkan tempo permainan.”
Penampilan Karius yang brilian menjadi sorotan utama. Kiper Schalke tersebut tampil apik dan melakukan serangkaian penyelamatan penting. Kompany pun memberikan pujian terhadap kerja keras tim defensif Schalke. “Itu adalah pertandingan sepak bola yang indah dengan emosi dan gairah,” kata Kompany. “Selamat kepada Schalke, mereka melakukan pekerjaan yang hebat.”
Bayern tidak memiliki banyak waktu untuk meratapi hasil ini. Mereka akan segera bertanding di Liga Champions, dengan rencana untuk melawan Bodo/Glimt di Allianz Arena. Ini menjadi kesempatan bagi Bayern untuk menemukan kembali performa terbaik mereka.
“Semoga Bayern dapat segera bangkit dan kembali meraih kemenangan di Liga Champions,” ujar Dimas, seorang penggemar sepak bola dari Jakarta. “Dengan komposisi pemain berkualitas dan pengalaman dari pelatih, kami yakin mereka bisa segera pulih.”





