Sergio Aguero kenang gol ikonik ke gawang QPR setiap 13 Mei

Jakarta, Maret.id — Gol kemenangan dramatis Sergio Aguero pada masa injury time melawan QPR pada tahun 2012 menjadi salah satu momen paling ikonik dalam sejarah Premier League. Meski telah pensiun, penyerang Argentina ini terus mengenang gol yang mengantarkan Manchester City meraih gelar liga pertama mereka.
Aguero mengakui adanya kepanikan menjelang gol terkenalnya itu. “Setelah kami mengalahkan Manchester United, kami tahu bahwa kemenangan di kandang melawan QPR akan memastikan trofi. Namun, kami tertinggal 2-1 di babak kedua. Saat itu, kami hanya memikirkan bahwa kami akan kehilangan gelar liga,” kata Aguero.
Situasi semakin tegang ketika Edin Dzeko mencetak gol pada menit ke-92, menyamakan kedudukan. Aguero merasa yakin bisa mencetak gol pemenang. Ia mengungkapkan, kerja sama dengan Mario Balotelli bukanlah kebetulan, melainkan hasil dari perencanaan. “Saya sudah merencanakan permainan satu-dua dengan Mario Balotelli dan sangat senang rencana itu berjalan dengan baik,” kata Aguero.
Lebih dari satu dekade kemudian, makna emosional dari gol tersebut semakin mendalam. “Sangat menyenangkan bahwa para suporter masih mencintai saya dengan cara yang sama seperti saat saya bermain. Gol ke gawang QPR akan selalu menjadi kenangan indah bagi saya,” ujar Aguero.
Saat ini, Aguero menikmati masa pensiunnya sementara Manchester City berusaha merebut kembali mahkota liga di bawah manajer baru, Enzo Maresca. Pep Guardiola, yang telah mengukir banyak prestasi bersama City, meninggalkan kursi manajer setelah satu dekade.
“Transisi ini pasti menarik untuk dilihat, saya berharap bisa melihat lebih banyak meskipun Aguero tidak lagi di lapangan,” kata seorang pengamat olahraga lokal, Joko Sudaryo, yang merupakan penggemar berat Manchester City. “Gol itu masih menjadi momen bersejarah yang tak terlupakan untuk kita semua.”





