Pelatih Kroasia Slaven Bilic puji Luka Modric jelang Nations League

Jakarta, Maret.id — Luka Modric menunjukkan bahwa usia hanyalah angka setelah merayakan ulang tahunnya yang ke-41. Sang maestro lini tengah ini berkomitmen untuk terus bermain bagi AC Milan dan tim nasional Kroasia, mengejutkan banyak pihak yang mengira ia akan pensiun setelah Piala Dunia.
Modric, yang kini menjadi bagian vital dari tim asuhan Ruben Amorim, masih berfungsi sebagai detak jantung bagi Kroasia. Terlepas dari spekulasi, ia memilih untuk melanjutkan karier internasionalnya, sebuah keputusan yang diambil setelah diskusi mendalam dengan pelatih baru, Slaven Bilic. “Saya berbicara dengan Modric cukup lama. Tiga jam di Zadar lalu saya membiarkannya pergi… Ia masih yang terbaik,” kata Bilic, seperti dikutip dari Tuttosport.
Meskipun tidak diragukan lagi kualitas Modric, tantangan seorang pemain berusia 41 tahun dalam berbagai kompetisi menuntut pengelolaan yang bijaksana. Bilic memahami bahwa ia harus merencanakan waktu bermain sang kapten selama jeda internasional yang padat. “Dia tidak akan bermain di keempat pertandingan. Kami harus menghormatinya, karena itu adalah solusi terbaik bagi semua orang,” jelas Bilic.
Kedatangan Bilic sebagai pelatih membawa perubahan signifikan bagi Kroasia, namun Modric dan Mateo Kovacic tetap menjadi tokoh kunci. Komposisi skuad juga mencakup nama-nama seperti Josko Gvardiol dan Dominik Livakovic, yang baru-baru ini bergabung dengan Barcelona. “Belum pernah ada kiper Kroasia yang bermain untuk klub sebesar itu… Akan lebih baik baginya untuk bermain,” kata Bilic merujuk pada Livakovic.
Kroasia menghadapi ujian berat dalam Nations League mendatang. Mereka akan memulai campaign pada 26 September dengan pertandingan melawan Republik Ceko, diikuti laga krusial melawan Spanyol dan Inggris. Dengan rangkaian pertandingan yang menantang ini, kedalaman skuad yang dibangun Bilic akan diuji.
Sebagai seorang penggemar sepak bola Indonesia, saya sangat mengagumi semangat dan dedikasi Modric. Usia bukanlah penghalang untuk menunjukkan kualitas, dan semoga banyak pemain muda yang terinspirasi oleh kiprah sang maestro ini.





