PRABOWO HADIRI PAMERAN ENERGI BERSAMA PENGUSAHA MINYAK!

Jakarta, Maret.id — Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan untuk menghadiri acara Indonesian Petroleum Association (IPA) Convention and Exhibition (Convex) ke-50 yang akan berlangsung di ICE BSD City, Tangerang Selatan, pada Rabu, 20 Mei 2026. Acara ini merupakan pameran dan konvensi tahunan yang diperkirakan akan dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan di sektor energi.
Kegiatan Terkait Energi yang Signifikan
Kepala Kantor Staf Kepresidenan (KSP), Dudung Abdurachman, mengungkapkan bahwa kehadiran Presiden di acara ini berfungsi sebagai bentuk dukungan terhadap sektor energi Indonesia. “Ini hanya semacam ulang tahunlah yang nanti akan dihadiri oleh Bapak Presiden,” ujarnya dalam konferensi pers di Jakarta pada Selasa, 19 Mei 2026.
Tema yang diangkat dalam sesi ini adalah “50 Years of Energy Partnership: Shaping the Next Era for Advancing Growth”. Acara ini diharapkan dapat menjadi wadah bagi para pengusaha sektor energi, terutama dari kawasan Asia Tenggara, untuk menjalin hubungan dan berbagi pengetahuan dalam upaya pengembangan energi berkelanjutan.
Pameran yang Menarik Banyak Pihak
IPA Convex ke-50 akan berlangsung dari 20 hingga 22 Mei 2026, di mana ribuan peserta, termasuk ratusan perusahaan dan pemimpin industri energi dari seluruh dunia, direncanakan hadir. Forum ini akan menjadi kesempatan bagi para peserta untuk berdiskusi mengenai tren dan inovasi dalam industri energi, serta tantangan yang dihadapi dalam perkembangan sektor ini.
Dalam konteks acara ini, para peserta juga akan memiliki kesempatan untuk mengeksplorasi berbagai teknologi dan praktik terbaik yang dapat meningkatkan efisiensi serta keberlanjutan dalam industri energi.
Sidang Paripurna DPR sebagai Agenda Awal
Sebelum menghadiri IPA Convex, Presiden Prabowo juga akan memberikan pidato di Sidang Paripurna DPR masa persidangan V 2025-2026. Dalam sidang ini, Kepala Negara akan membahas kerangka ekonomi makro dan pokok-pokok kebijakan fiskal dalam RAPBN 2027.
Pidato yang bertepatan dengan peringatan Hari Kebangkitan Nasional ini, menurut Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Prasetyo Hadi, merupakan momentum yang penting untuk menyatukan pandangan dan kekuatan dalam menghadapi tantangan ekonomi di masa mendatang. “Kebetulan tanggal 20 Mei adalah Hari Kebangkitan Nasional, sehingga Presiden ingin memanfaatkan momentum untuk menyatukan kekuatan,” jelasnya.
Dengan acara-akara penting ini, Presiden Prabowo Subianto menunjukkan komitmen pemerintah untuk mendorong pertumbuhan dan keberlanjutan sektor energi di Indonesia, yang diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi perekonomian nasional di masa depan.



