Politik

Projo: Jalan Menuju Pilpres 2029 Penuh Tantangan dan Strategi

Jakarta, Maret.id — Ketua Umum Projo Budi Arie Setiadi mengakui bahwa jalur menuju Pilpres 2029 tidak akan semudah yang diperkirakan, terutama dengan perubahan peta politik yang berbeda dibandingkan Pilpres 2024.

Budi Arie menyampaikan, “2029 terus terang jalannya tidak mudah seperti 2024. Karena 2024 lapangan baru semua, artinya tidak ada incumbent yang dicalonkan baik presiden ataupun wapres,” ungkapnya di kanal Youtube Hendri Satrio pada Rabu, 16 September 2026.

Ia menegaskan bahwa kondisi akan berbeda pada 2029, di mana Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka masih memiliki hak konstitusional untuk mencalonkan diri lagi.

Sebagai mantan Menteri Koperasi, Budi Arie juga merujuk pada sejarah pemilihan presiden secara langsung sejak 2004 yang menunjukkan belum ada pasangan calon yang kembali maju untuk periode kedua. “Sejak pemilihan presiden langsung 2004 zaman Pak SBY, tidak ada pasangan yang dua periode,” tuturnya.

Ia mencatat nama-nama seperti SBY dengan JK, SBY dengan Budiono, serta Jokowi-JK dan Jokowi dengan Ma’ruf Amin sebagai pasangan yang tidak mencalonkan diri untuk periode kedua.

Karena itu, Budi Arie menilai seluruh kemungkinan masih terbuka menuju Pilpres 2029. “Kalau saya bilang kartunya masih dikocok, belum dibagi. Semua kemungkinan masih bisa,” tegas Budi Arie.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button