Politik

Anggaran Besar Komdigi Harus Perkuat Pengawasan Judol

Jakarta, Maret.id — Anggota Komisi I DPR RI, Cindy Monica, menyoroti kemampuan Kementerian Komunikasi dan Digital dalam menangani judi online, perlindungan anak, serta pemerataan akses internet.

Cindy, yang merupakan legislator dari Partai Nasdem, meminta agar penguatan infrastruktur digital diimbangi dengan peningkatan kapasitas pengawasan ruang digital.

Ia mengungkapkan, program pengembangan dan penguatan infrastruktur digital mendapatkan lebih dari separuh pagu anggaran. Sementara itu, alokasi untuk program teknis pengawasan ruang digital masih terbilang kecil.

Cindy menganggap kondisi tersebut perlu dievaluasi agar kemampuan pengawasan pada tahun 2027 dapat mengikuti perkembangan risiko digital. “Sejauh mana kapasitas pengawasan di tahun 2027 ini bisa memadai untuk menghadapi judi online, perlindungan anak, maupun risiko digital yang terus berkembang?” kata Cindy dalam Rapat Kerja dengan Kemenkomdigi di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu, 16 September 2026.

Lebih lanjut, Cindy juga menyoroti adanya masalah blank spot dan kualitas konektivitas internet di banyak wilayah. Dari temuannya saat melakukan kunjungan ke daerah, masyarakat masih terpaksa membeli voucher internet dengan harga Rp5 ribu hingga Rp6 ribu per jam, dengan jangkauan yang terbatas.

“Kita masih banyak sekali menghadapi persoalan blank spot dan juga kualitas internet konektivitas. Di beberapa daerah saat saya turun, bahkan saya sendiri masih menghadapi membeli voucher internet Rp5 ribu sampai Rp6 ribu per jam, dan itu pun di titiknya hanya mencakup maksimal 500 meter,” tuturnya.

Cindy menekankan bahwa pembangunan infrastruktur digital seharusnya diukur berdasarkan kualitas layanan dan manfaat yang dirasakan oleh masyarakat. Ia meminta penyesuaian anggaran yang mempertimbangkan capaian dan outcome, sehingga investasi digital dapat memenuhi kebutuhan masyarakat di berbagai daerah.

“Penyesuaian anggaran perlu dilihat dari kualitas layanan dan outcome yang benar-benar bisa masyarakat kita rasakan, bukan hanya dari besarnya investasi, jumlah infrastruktur, atau luasnya cakupan jaringan,” tegas Cindy.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button