Prabowo Instruksikan Penyidikan 95 Korporasi Pelanggar Karhutla

Jakarta, Maret.id — Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmennya dalam menangani masalah kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang diduga diperparah oleh oknum tertentu.
Pernyataan tersebut disampaikan saat merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-28 Partai Amanat Nasional (PAN) di Jakarta Convention Center (JCC) pada Jumat malam, 18 September 2026.
Prabowo menerima laporan dari Kapolri tentang 95 korporasi yang terindikasi melakukan pelanggaran terkait kebakaran hutan. “Kapolri melaporkan kepada saya ada 95 korporasi yang indikasinya mereka melanggar dan ikut bertanggung jawab atas kebakaran-kebakaran itu,” tuturnya.
Menanggapi laporan tersebut, Prabowo telah memerintahkan agar pengusutan dilakukan secara serius tanpa ragu. Dia juga siap mengambil tindakan tegas jika terdapat bukti pelanggaran yang kuat. “Saya sudah kasih petunjuk Kapolri usut terus, jangan ragu-ragu. Begitu bukti sudah kuat, lapor ke saya. Saya akan mencabut semua izin-izin mereka itu,” tegas Prabowo.
Prabowo menekankan komitmennya kepada UUD 1945, khususnya Pasal 33 yang mengatur tentang penguasaan negara atas sumber daya alam. Dia juga menyoroti pihak-pihak yang berupaya mengelabui pemerintah dengan laporan palsu.
“Saya tidak ragu-ragu karena saya setia kepada UUD 1945 Pasal 33, bumi dan air serta semua kekayaan alam dikuasai negara. Apalagi mereka yang melanggar. Sekian puluh tahun laporan palsu. Dia kira bisa lebih hebat dari pemerintah NKRI, ayo! Ayo adu kekuatan!” ujar Prabowo.
Selain itu, dia juga menyebut adanya pihak yang berusaha menciptakan kegaduhan yang dapat merugikan citra Indonesia dan mengurangi minat investasi.
“Saya yakin rakyat di belakang saya. Mereka ingin buat huru-hara dengan membayar anak-anak kita yang tidak mengerti apa-apa untuk bikin gaduh, di foto, di film, disebarkan ke seluruh dunia, supaya orang orang takut berinvestasi di Indonesia. Tinggal itu saja,” pungkas Prabowo.





