Kejagung Awasi Proyek Jalan IKN Rp3,986 Triliun secara Ketat

Jakarta, Maret.id — Pengamanan pembangunan strategis menjadi fokus utama agar proyek dapat berjalan sesuai ketentuan dengan meminimalisir hambatan. Hal ini juga penting untuk menjaga integritas pelaksanaan di lapangan.
Plt Sekretaris Jaksa Agung Muda Bidang Intelijen, Sarjono Turin, menegaskan pentingnya pengawasan ini dalam penyerahan persetujuan Pengamanan Pembangunan Strategis (PPS) untuk tiga paket pekerjaan infrastruktur jalan Tahun Anggaran 2026-2027 senilai sekitar Rp3,986 triliun. Selain itu, terdapat hasil Exit Meeting atas tujuh paket proyek peningkatan jalan KIPP 1B-1C Tahun 2025 senilai sekitar Rp3,355 triliun yang telah diselesaikan dan diserahkan kepada Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN).
“Proyek IKN ini akan menjadi sejarah bagi anak bangsa dan anak cucu kita nanti. Karena itu, tim (PPS) harus proaktif memberikan pendampingan selama proyek berlangsung,” imbuh Sarjono dalam keterangan resminya, Sabtu, 19 September 2026.
Imran Yusuf, Kasubdit IV.A pada Jaksa Agung Muda Bidang Intelijen, menjelaskan bahwa tiga paket pekerjaan pada Entry Meeting telah melalui berbagai prosedur, yakni telaahan hingga pra-PPS, sebelum penerbitan surat perintah pengamanan. Tujuh paket pekerjaan pada Exit Meeting telah berhasil diselesaikan dan diserahkan kepada Otorita IKN.
“Selesainya tujuh paket pekerjaan ini merupakan hasil kerja sama seluruh pemangku kepentingan,” ujar Imran. Ia berharap hasil pembangunan dapat memenuhi prinsip tepat waktu, tepat mutu, dan tepat pembiayaan, serta memberikan manfaat bagi bangsa dan negara.
Kepala Unit Kerja Hukum dan Kepatuhan (UKHK) Otorita IKN, Agung Dodit Muliawan, menyampaikan apresiasi atas pendampingan Kejaksaan Agung sejak tahun 2025. Dodit menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur di Nusantara lebih dari sekadar kegiatan fisik, melainkan bagian dari sejarah baru bagi negara.
“Di IKN ini kita tidak hanya membangun fisik, tetapi sejarah. Kami berterima kasih kepada seluruh pihak, termasuk penyedia jasa dan kontraktor, yang telah bekerja sama membangun Ibu Kota Nusantara,” tegas Dodit.
Otorita IKN berharap pengawalan pembangunan strategis ini akan terus memperkuat tata kelola dan komitmen bersama dalam mewujudkan visi pembangunan Nusantara hingga tuntas.





