Nasional

BANTUAN PRESIDEN TIBA! PETANI TUBAN PANEN MODERN!

Jakarta, Maret.id — Kementerian Pertanian (Kementan) telah menyerahkan alat dan mesin pertanian berupa corn combine harvester kepada kelompok tani di Kabupaten Tuban, Jawa Timur. Bantuan ini diberikan kepada Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Mekar Sari yang berlokasi di Desa Tuwiri Wetan, Kecamatan Merakurak.

Bantuan untuk Meningkatkan Swasembada Jagung

Pemberian alat pertanian ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk memperkuat swasembada jagung nasional. Penyaluran alat dan mesin pertanian (alsintan) ini juga bertujuan untuk mempercepat modernisasi pertanian, terutama di daerah yang menjadi sentra produksi pangan.

Direktur Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian Kementan, Andi Nur Alam Syah, menjelaskan bahwa bantuan ini direncanakan untuk mendukung pengembangan jagung di Jawa Timur. Program tersebut dijalankan melalui kolaborasi dengan Kepolisian Republik Indonesia.

Percepatan Penyaluran Alat Pertanian

Andi menambahkan bahwa corn combine harvester ini disiapkan sebelum pelaksanaan panen raya jagung yang akan berlangsung pada kuartal II di Tuban. Sebelum dikirim, alat tersebut disimpan di kantor dinas terkait sehingga penyalurannya dapat terjadi dengan cepat sesuai permintaan Menteri Pertanian.

“Sesuai instruksi Menteri Pertanian, kami mempercepat penyaluran alat ini agar manfaatnya segera dirasakan oleh para petani,” jelasnya.

Kementerian Pertanian mencatat total bantuan yang diterima oleh Kabupaten Tuban mencapai Rp27,6 miliar. Bantuan tersebut meliputi benih, alat pertanian, dan juga infrastruktur pengairan yang sangat diperlukan untuk mendukung sektor pertanian.

Angka Pencapaian dan Modernisasi Pertanian

Dalam kurun waktu 2020 hingga 2026, pemerintah telah menyalurkan total 7.676 unit combine harvester padi secara nasional, di mana 639 unit di antaranya disalurkan ke Jawa Timur dan 18 unit ke Kabupaten Tuban. Selain itu, pemerintah juga menyediakan 45 unit corn combine harvester untuk membantu dalam proses panen.

“Modernisasi pertanian merupakan hal yang mendesak dan tidak bisa ditunda. Mekanisasi menjadi salah satu kunci untuk menjaga produksi dan meningkatkan efisiensi biaya usaha tani,” ungkap Andi.

Dengan adanya bantuan ini, diharapkan produktivitas petani akan terus meningkat, berkontribusi positif bagi perekonomian lokal.

Menariknya, panen raya jagung kuartal II tahun 2026 di Tuban dihadiri oleh Presiden Prabowo Subianto. Kegiatan panen berlangsung di lahan seluas 189.760 hektare dengan potensi produksi mencapai 1,23 juta ton.

Dorongan ini menunjukkan komitmen pemerintah dalam mendukung sektor pertanian yang menjadi tulang punggung ketahanan pangan nasional. Diharapkan, dengan dukungan alat dan mesin modern, para petani di Tuban dapat merasakan keuntungan dari teknologi pertanian yang lebih efisien dan produktif.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button