Kesaktian Jokowi Bawa PSI Lolos Parlemen Masih Asumsi

Jakarta, Maret.id — Bergabungnya Joko Widodo ke Partai Solidaritas Indonesia (PSI) memicu perdebatan mengenai pengaruh yang disebut sebagai ‘Jokowi effect’ terhadap elektabilitas partai menjelang Pemilu 2029.
Pengamat politik Adi Prayitno menjelaskan bahwa terdapat dua pandangan yang muncul terkait hal ini. Pandangan pertama meyakini bahwa pengaruh Jokowi masih kuat, dan mampu membantu PSI lolos ke parlemen serta meraih suara signifikan pada 2029.
“Sementara itu, pandangan yang satunya meragukan hal tersebut. Jangankan menang besar, membawa PSI lolos ke parlemen pun akan sulit, meskipun Jokowi berupaya maksimal,” tuturnya.
Adi menambahkan bahwa kedua pandangan ini memiliki argumentasi dan pendukung masing-masing. Perdebatan mengenai seberapa besar pengaruh Jokowi terhadap PSI masih berlangsung di kalangan pengamat politik.
Namun, ia juga mengingatkan bahwa pengaruh tersebut saat ini masih bersifat asumsi dan prediksi. “Hasil sebenarnya baru dapat dilihat setelah Pemilu 2029,” tegasnya.
Dalam analisisnya, Adi juga mengajak untuk melihat rekam jejak perolehan suara PDI Perjuangan (PDIP), baik saat menjalin kerjasama dengan Jokowi maupun setelah perpisahan politik di antara mereka.
Berdasarkan data yang dibagikannya, PDIP meraih 14,03 persen suara pada Pileg 2009, sebelum mengusung Jokowi. Angka tersebut meningkat menjadi 18,95 persen pada 2014 saat PDIP mengusung Jokowi untuk pertama kalinya. Pada 2019, saat mengusungnya kembali, perolehan suara PDIP naik menjadi 19,33 persen.
Namun, setelah hubungannya dengan Jokowi berakhir, PDIP tercatat mendapat 16,73 persen suara pada Pileg 2024.
Adi menekankan bahwa perubahan suara PDIP tidak bisa disederhanakan hanya sebagai hasil kontribusi Jokowi atau PDIP semata. “Keduanya berperan dalam dinamika politik dan elektoral pada setiap pemilu,” imbuhnya.
Oleh karena itu, menurut Direktor Parameter Politik Indonesia ini, ukuran sejauh mana Jokowi effect berpengaruh terhadap PSI akan teruji pada hasil Pemilu 2029. “Tinggal tunggu hasil Pileg 2029 untuk menentukan pengaruh Jokowi terhadap PSI,” pungkasnya.





