Politik

Pesan Ketum Muhammadiyah untuk Gema Bangsa dalam Politik

Jakarta, Maret.id — Ketua Umum PP Muhammadiyah, Haedar Nashir, meminta Partai Gema Bangsa untuk memperkuat gagasan desentralisasi politik dan kemandirian bangsa agar lebih diterima masyarakat.

Pesan tersebut disampaikan Haedar saat menerima kunjungan jajaran DPP Partai Gema Bangsa di Kantor PP Muhammadiyah, Yogyakarta, pada Rabu, 30 September 2026.

Dalam pertemuan itu, Haedar memberikan apresiasi terhadap gagasan desentralisasi politik yang diusung oleh Gema Bangsa. Ia juga mengingatkan agar partai tersebut fleksibel, adaptif, dan moderat dalam menghadapi dinamika politik yang cenderung transaksional.

Haedar mengutip kaidah usul fikih “al ashlu fil muamalah al ibahah” untuk menekankan pentingnya mengemas gagasan tersebut dengan bahasa yang mudah dipahami publik.

Sementara itu, Ketua Umum Partai Gema Bangsa, Ahmad Rofiq, menyatakan bahwa pertemuan itu merupakan momentum untuk menyerap pandangan Muhammadiyah mengenai dinamika kebangsaan.

“Pertemuan ini adalah bagian dari agenda kebangsaan untuk mempertajam misi dan cita-cita mulia, yaitu kemandirian bangsa dan desentralisasi politik Partai Gema Bangsa,” ujar Rofiq.

Rofiq mengakui nasihat Haedar sebagai masukan penting bagi partainya. “Seperti seorang ayah menasihati anaknya. Kami terima kasih dan berkomitmen bekerja keras untuk memastikan Partai Gema Bangsa duduk di Senayan untuk memperjuangkan kemandirian bangsa dan desentralisasi politik,” katanya.

Silaturahmi tersebut juga membahas etika politik, kedaulatan ekonomi, pendidikan, serta peran masyarakat sipil dan organisasi kemasyarakatan Islam dalam menjaga persatuan nasional.

Selain itu, Rofiq juga menyampaikan sikap partainya terkait wacana syarat pencalonan presiden dan wakil presiden yang mengharuskan dukungan dari minimal dua fraksi di parlemen. Gema Bangsa menolak wacana tersebut dan menganggap putusan Mahkamah Konstitusi sebagai pijakan dalam penyusunan aturan pemilu.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button