Olahraga

ASIAN Games 2026 Nurisa Sumbang Emas Untuk Indonesia Tanpa Target Resmi

Jakarta, Maret.id — Nurisa Dian Ashrifah, pemanah compound putri Indonesia berusia 20 tahun, hadir di Asian Games Aichi-Nagoya 2026 dengan tujuan sederhana. Ia bertekad untuk menembak dengan nyaman dan menikmati semua momen yang ada.

Namun, harapan sederhana tersebut berbuah manis ketika Hani, sapaan akrabnya, berhasil mencapai final dan meraih medali emas di nomor compound individual putri. Pertandingan berlangsung di Okazaki Chuo Sogo Park Multipurpose Square, di mana ia menaklukkan perwakilan Filipina, Amaya Amparo Cojuangco, dengan skor 139-137.

“Dari awal saya tidak berekspektasi. Yang penting enak nembaknya,” ungkap Hani dalam keterangan resmi NOC Indonesia pada Kamis, 1 Oktober 2026. Keberhasilan ini menjadi semakin berarti bagi Hani, karena merupakan debutnya di Asian Games.

Ia menyebut pencapaian ini sebagai “plot twist” terbesar dalam hidupnya. “Ini plot twist banget dalam hidup saya. Saya lawan India dan Korea yang sudah menguasai panahan dan atlet top. Ternyata saya bisa,” kata dia.

Medali emas Hani turut menambah koleksi medali Tim Indonesia di Asian Games Aichi-Nagoya 2026. Hingga saat ini, Indonesia telah mengumpulkan lima medali emas, tujuh perak, dan 21 perunggu. Hani pun menargetkan untuk tampil di Olimpiade Los Angeles 2028 sebagai langkah berikutnya dalam kariernya. “Goal saya memang main di Olimpiade,” tegas dia.

Reaksi dari penggemar sepak bola di Indonesia menunjukkan rasa bangga dan optimisme. Dwi, seorang presenter olahraga lokal, mengungkapkan, “Kita memiliki potensi yang sangat besar di cabang panahan. Semoga sukses Hani menjadi inspirasi bagi atlet-atlet muda lainnya.”

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button