Ubed Bongkar Kunci Comeback Timnas Indonesia atas China Berkat Mental Juang Alwi Farhan

Jakarta, Maret.id — Pebulu tangkis tunggal putra, Moh. Zaki Ubaidillah, mengungkapkan kunci keberhasilan Tim beregu putra saat membalikkan keadaan melawan China di partai final Asian Games Aichi-Nagoya 2026. Kontingen Merah Putih sempat tertinggal 0-2 sebelum Ubed, sapaan akrabnya, mengubah jalannya pertandingan.
Dukungan mental dari rekan-rekannya, terutama Alwi Farhan, menjadi faktor penting dalam keberhasilan Indonesia meraih medali emas perdana. Alwi menunjukkan semangat juang yang tinggi saat menghadapi Li Shifeng, menang dalam pertandingan ketat dengan skor 23-21, 15-21, dan 21-16.
“Pastinya. Kita sudah ketinggalan 0-2. Itu sudah … ya, masih bisalah. Apalagi Alwi punya semangat juangnya tinggi. Dia ingin menang, sehingga tim berikutnya bisa ikut terbawa semangatnya,” ungkap Ubed di Jakarta.
Kemenangan Alwi membawa momentum bagi skuad Garuda putra, yang kemudian disusul oleh ganda putra Indonesia, Leo Rolly Carnando dan Daniel Marthin, yang berhasil menyamakan kedudukan 2-2. Leo dan Daniel mengalahkan He Ji Ting dan Liu Yi dalam dua game, dengan skor akhir 23-21 dan 21-10.
Di tengah tensi tinggi, Ubed memiliki cara sederhana untuk menenangkan diri. Sebelum pertandingan, pebulu tangkis berusia 19 tahun ini melakukan komunikasi dengan orang tuanya untuk meminta doa.
“Apalagi saya di partai terakhir, sempat tegang juga. Saya sempat menelpon orang tua sebelum main, di bench, untuk meminta doa,” ujar Ubed.
Pencapaian ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi masyarakat Indonesia, termasuk para penggemar bulu tangkis di Tanah Air. Reaksi antusias mereka terhadap keberhasilan ini memperlihatkan betapa pentingnya momen tersebut bagi prestasi olahraga nasional.





