Raja Sapta Oktohari Soroti Target Lima Emas Asian Games 2026 NOC Indonesia Minta Evaluasi Pembinaan Atlet

Jakarta, Maret.id — Ketua Umum Komite Olimpiade Indonesia (NOC Indonesia) Raja Sapta Oktohari meminta agar pencapaian lima medali emas Tim Indonesia pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026 tidak hanya dirayakan sebagai keberhasilan memenuhi target, tetapi juga menjadi momen untuk mengevaluasi sistem pembinaan olahraga nasional.
Tim Indonesia berhasil menutup Asian Games dengan perolehan lima emas, 11 perak, dan 23 perunggu, melampaui target pemerintah yang hanya empat emas. Raihan emas tersebut dihasilkan dari empat cabang olahraga: bulu tangkis, angkat besi, panjat tebing, dan panahan.
“Lima emas tentu harus kita apresiasi. Tetapi jangan berhenti pada pertanyaan apakah target tercapai. Pertanyaan yang lebih penting adalah bagaimana lima emas ini bisa menjadi sepuluh dan bagaimana kita memperluas jumlah cabang olahraga yang mampu berprestasi di level elite,” ujar Okto dalam keterangan resmi NOC yang dirilis pada Jumat, 9 Oktober 2026.
Menurutnya, keberhasilan dari empat cabang tersebut perlu ditelusuri lebih dalam untuk menemukan faktor yang berkontribusi pada prestasi mereka. “Kita harus membedah apa yang membuat mereka berhasil, mulai dari pembinaan, scouting, kompetisi, pelatih, sport science, dukungan organisasi hingga ekosistemnya,” tegasnya.
Okto menekankan bahwa Indonesia tidak kekurangan bakat. Dengan populasi besar, banyak sekolah, dan klub, tantangannya adalah bagaimana bakat tersebut bisa ditemukan, ditempatkan, dan dikembangkan dengan baik. “Talenta itu bukan milik satu cabang olahraga. Itu talenta Indonesia,” jelas Okto.
Ia mendorong penguatan cross-sport talent, scouting berbasis data, dan pembinaan jangka panjang. Menurutnya, pengembangan atlet elite memerlukan waktu, pelatih berkualitas, kompetisi, serta dukungan dalam fasilitas dan anggaran yang berkelanjutan.
Di sisi lain, Okto juga menekankan pentingnya prioritas dalam pembinaan prestasi yang ada. “Tidak semua cabang olahraga dapat memperoleh pendekatan dan sumber daya yang sama,” katanya.
Di kalangan penggemar sepak bola Indonesia, banyak yang berharap bahwa pembinaan yang lebih baik ini juga akan membawa kemajuan dalam cabang-cabang olahraga lain, termasuk sepak bola. “Kami berharap para atlet muda dapat mendapatkan lebih banyak perhatian dan dukungan untuk bersinar di tingkat internasional,” ujar Rizky, salah satu penggemar setia.





