Olahraga

George Russell Catatkan Waktu Tercepat di F1 GP Singapura di Tengah Kabut Asap

Jakarta, Maret.id — George Russell mencatat waktu tercepat dalam sesi latihan Formula 1 Singapore Grand Prix 2026 yang berlangsung pada Jumat, 9 Oktober 2026. Pembalap Mercedes ini berhasil mencetak waktu 1 menit 32,274 detik, unggul 0,198 detik dari Charles Leclerc yang membela Ferrari.

Menariknya, Russell akan memulai balapan dari posisi belakang setelah Mercedes mengganti komponen power unit mobilnya. Ia sebelumnya mengalami masalah mesin saat balapan di Malaysia yang memaksa timnya untuk menggunakan komponen pengganti di Singapura. “Mungkin tempat terburuk kedua untuk mendapat penalti setelah Monaco,” ujar Russell.

Sirkuit jalan raya Singapura terkenal dengan kesulitan untuk melakukan overtaking, sehingga Russell harus memanfaatkan setiap sesi latihan dan berharap ada kendala bagi pesaingnya. Format Sprint Weekend juga membuat persiapan tim menjadi lebih terbatas. Dengan sesi latihan Jumat menjadi satu-satunya kesempatan sebelum sesi kompetitif dimulai, Russell perlu memaksimalkan sprint qualifying dan sprint race.

Mercedes menerapkan pendekatan teknis yang berbeda bagi kedua pembalapnya. Russell memilih untuk menggunakan spesifikasi mobil yang lebih lama yang dianggapnya lebih nyaman dan dapat diandalkan. Sementara Kimi Antonelli tetap menggunakan versi aerodinamika terbaru.

Antonelli kini semakin menjauh di puncak klasemen pembalap, dan Russell perlu hasil maksimal untuk tetap bersaing. Meskipun ia tercepat selama sesi latihan, hasil tersebut belum cukup untuk memastikan kekuatan tim di Singapura. Mercedes menunjukkan potensi yang menjanjikan, namun tim lain masih memiliki kesempatan untuk meningkatkan performanya.

Tantangan di Singapura tidak hanya soal kecepatan. Kondisi cuaca pun menjadi ujian bagi fisik para pembalap. Suhu udara mencapai 32 derajat Celsius dengan kelembapan 64 persen, sementara suhu permukaan lintasan mendekati 50 derajat Celsius. Kombinasi panas dan kelembapan tinggi membuat kondisi di dalam kokpit menjadi sangat tidak nyaman.

Situasi semakin sulit dengan adanya kabut asap yang menyelimuti Singapura. Masalah ini bukan hal baru, dan banyak orang di paddock sudah mengetahui asal muasal kabut tersebut. Di tengah kondisi tersebut, Azrul Ananda dan Dewo Pratomo kembali meliput Formula 1 secara langsung dari sirkuit.

Keduanya telah berkolaborasi dalam peliputan F1 sejak awal tahun 2000-an. Azrul berperan sebagai penulis, sementara Dewo bertugas sebagai fotografer yang mengabadikan aksi para pembalap.

“Melihat kondisi di sirkuit, suasananya sangat unik namun menantang. Kami berharap para pembalap dapat beradaptasi dengan baik,” kata Azrul Ananda, jurnalis olahraga terkemuka Indonesia.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button