Politik

Ony Setiawan Dukung Tuban Jadi Pusat Ekonomi Pantura Berbasis Industri dan Pariwisata

Jakarta, Maret.id — Anggota Komisi B DPRD Jawa Timur, Ony Setiawan, mendorong pengembangan Kabupaten Tuban sebagai motor pertumbuhan ekonomi di kawasan Pantai Utara Jawa Timur. Inisiatif ini difokuskan pada penguatan sektor industri, maritim, dan pariwisata.

“Pengembangan potensi ini diharapkan dapat meningkatkan pendapatan masyarakat sekaligus memperkuat daya saing ekonomi wilayah pesisir,” kata Ony Setiawan.

Ia menekankan posisi strategis Tuban sebagai pintu masuk Jawa Timur dari barat. Potensi pertanian yang telah menjadi penopang ekonomi daerah perlu didorong seiring dengan pengembangan sektor lainnya.

“Seiring dengan arah kebijakan Pemprov Jatim dalam memperkuat daya saing wilayah pesisir, Tuban harus diproyeksikan sebagai motor penggerak pertumbuhan ekonomi berbasis industri, maritim, dan pariwisata,” ungkapnya di Surabaya.

Ony, yang juga menjabat sebagai Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Tuban, melihat potensi ekonomi pesisir sebagai kekuatan yang dapat dikembangkan secara berkelanjutan. Garis pantai Tuban yang sepanjang 65 kilometer memberikan peluang dalam perikanan tangkap dan budidaya air payau.

Ia menambahkan, aktivitas tempat pelelangan ikan serta pengolahan hasil laut menjadi sumber penghidupan masyarakat pesisir. Namun, dukungan sarana yang memadai sangat penting agar hasil perikanan dapat memberikan nilai tambah.

“Pengembangan sektor ini perlu dibarengi dengan perbaikan fasilitas agar nelayan dapat meningkat manfaat ekonominya,” tegasnya.

Selain sektor perikanan, Ony menggarisbawahi pentingnya pengembangan industri manufaktur, petrokimia, dan energi di Tuban. Keberadaan fasilitas industri berskala besar dapat menarik investasi ke wilayah tersebut.

“Tentunya, investasi harus memberikan manfaat nyata bagi perekonomian lokal melalui penciptaan lapangan kerja dan keterlibatan pelaku usaha setempat,” sambung Ony.

Sektor pariwisata juga berpotensi besar untuk menggerakkan ekonomi kreatif berbasis masyarakat. Destinasi seperti Pantai Boom, Pantai Sowan, dan kawasan wisata mangrove diharapkan dapat diperkuat oleh aktivitas usaha warga.

“Kawasan pariwisata pesisir dan bahari merupakan magnet ekonomi kreatif berbasis komunitas lokal,” imbuhnya.

Ony menekankan pentingnya percepatan pembangunan infrastruktur dan integrasi tata ruang kawasan pesisir. Peningkatan konektivitas logistik Pantura dinilai diperlukan untuk memperlancar distribusi barang.

Ia mendorong modernisasi sarana nelayan dengan memberikan fasilitas penyimpanan berpendingin dan pengembangan hilirisasi hasil laut. Dengan demikian, komoditas perikanan dapat memberikan nilai tambah yang lebih besar.

“Pengembangan industri dan pariwisata harus sejalan dengan perlindungan lingkungan,” tegas Ony.

Ia menambahkan, rehabilitasi mangrove dan penanganan abrasi perlu diperhatikan agar pertumbuhan ekonomi tidak merusak keberlanjutan lingkungan.

“Dorongan terhadap kemudahan investasi harus seimbang dengan perlindungan ekosistem pesisir,” tutupnya.

Ony percaya bahwa pengembangan yang terintegrasi antara sektor industri, maritim, dan pariwisata dengan pertanian akan memperluas sumber pertumbuhan ekonomi di Tuban. Dengan dukungan infrastruktur dan keterlibatan masyarakat lokal, potensi daerah dapat berkontribusi terhadap peningkatan kesejahteraan rakyat.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button