Fraksi PDIP Usulkan Digitalisasi 2.574 Pasar Rakyat di Jatim

Jakarta, Maret.id — Digitalisasi 2.574 pasar rakyat di Jawa Timur diusulkan melalui program Millennial Job Center (MJC). Inisiatif ini bertujuan untuk membantu pedagang memperluas pemasaran sekaligus membuka lapangan kerja berbasis digital bagi generasi muda.
Indriani Yulia Mariska, anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur, menyebutkan bahwa talenta muda dapat dilibatkan dalam berbagai aspek, dari pembuatan katalog digital hingga pengelolaan akun WhatsApp Business untuk pedagang.
“MJC harus mampu membuka peluang kerja yang nyata bagi generasi muda. Di sisi lain, pedagang pasar membutuhkan dukungan untuk mengembangkan usaha,” ujar Indriani di Surabaya.
Ia menjelaskan bahwa potensi 2.574 pasar rakyat di Jawa Timur harus didukung dengan pendampingan digital. Hal ini akan membantu pedagang beradaptasi dengan perubahan pola belanja konsumen.
“Pedagang pasar jangan dibiarkan berjuang sendiri menghadapi perubahan zaman,” tegasnya. Indriani mengusulkan proyek percontohan MJC Pasar Rakyat yang melibatkan organisasi perangkat daerah dan paguyuban pedagang.
Proyek ini dirancang untuk berlangsung selama tiga bulan dengan melibatkan 100 talenta muda yang akan mendampingi 200 pedagang melalui paket proyek berbayar. “Kita perlu memastikan ada kebutuhan nyata yang bisa dikerjakan dan ada pembayaran untuk pekerjaan tersebut,” sambung Indriani.
Dia juga mendorong evaluasi anggaran serta capaian MJC untuk tahun 2026. Evaluasi perlu dilakukan untuk mengukur jumlah peserta yang memperoleh proyek berbayar beserta perkembangan usaha pedagang setelah pendampingan.
“Keberhasilan program tidak cukup dinilai dari jumlah peserta pelatihan. Dampak terhadap penghasilan talenta muda dan kemampuan pedagang mengembangkan usaha juga perlu menjadi indikator,” imbuhnya.
Indriani menekankan bahwa manfaat program harus dirasakan kedua belah pihak. “Dampaknya harus dapat diukur, bukan sekadar dihitung dari jumlah peserta pelatihan,” pungkasnya.





