Dunia

Paus Leo Pulih Pascaoperasi Paru

Jakarta, Maret.id — Paus Leo XIV dilaporkan mengalami perbaikan kondisi kesehatan dan diizinkan meninggalkan Rumah Sakit Gemelli di Roma menuju Vatikan pada Sabtu (17/10/2026) sore waktu setempat. Keputusan pemulangan itu diambil setelah lima hari perawatan intensif di rumah sakit tersebut.

Pengumuman Resmi dari Takhta Suci

Kantor Pers Takhta Suci menyampaikan kabar kepulangan Paus berdasarkan laporan medis dari tim dokter yang menangani, termasuk dr. Luigi Carbone dan Prof. Stefano Margaritora. Pernyataan resmi menegaskan bahwa keputusan pulang didasarkan pada hasil pemeriksaan klinis yang menunjukkan perkembangan sangat positif.

Hasil Pemeriksaan dan Evaluasi Medis

Pada hari pemulangan, Paus menjalani serangkaian pemeriksaan termasuk pemeriksaan darah dan rontgen dada yang menunjukkan perbaikan kondisi secara signifikan. Tim medis menilai perkembangan itu memungkinkan untuk melanjutkan pemulihan lanjutan di Vatikan dengan pengawasan medis yang berkelanjutan.

Riwayat Perawatan dan Prosedur yang Dilakukan

Paus sebelumnya dirawat di Rumah Sakit Gemelli setelah menjalani prosedur bedah paru-paru, dan perawatan intensif berlangsung selama beberapa hari pasca operasi. Menurut penjelasan tim dokter, intervensi yang dilakukan berjalan sesuai rencana dan respons klinis pasien menunjukkan tanda-tanda stabilitas.

Sebelum meninggalkan rumah sakit, Paus dijadwalkan memimpin ibadat Misa di kapel khusus yang berada di lantai 10 Rumah Sakit Gemelli sebagai bagian dari rangkaian kegiatan pastoral dan pemulihan. Kegiatan ibadat tersebut juga menjadi kesempatan bagi tenaga medis dan staf rumah sakit untuk memberikan penghormatan serta dukungan.

Kepulangan ke Vatikan dan Agenda Publik

Setibanya di Vatikan, Paus akan kembali ke apartemen kepausan dan dijadwalkan menyapa umat serta memimpin doa Angelus dari jendela apartemen kepausan di Lapangan Santo Petrus pada hari Minggu (18/10/2026). Kantor Pers Takhta Suci menyatakan bahwa pertunjukan publik tersebut akan dilaksanakan dengan mempertimbangkan protokol kesehatan dan keamanan yang ketat.

Para pejabat Vatikan menyatakan bahwa jadwal pastoral berikutnya akan disesuaikan dengan kondisi kesehatan Paus dan hasil evaluasi medis lanjutan. Semua kegiatan yang melibatkan kehadiran publik akan dikonsultasikan terlebih dahulu dengan tim medis untuk memastikan keselamatan dan kelancaran pemulihan.

Reaksi dari umat dan komunitas Katolik disekitar Vatikan dilaporkan hangat dan penuh harapan, dengan banyak jemaat yang menunggu kabar lebih lanjut mengenai kondisi kesehatan Paus. Pihak berwenang Vatikan juga mempertegas bahwa komunikasi resmi tentang perkembangan kesehatan Paus akan terus disampaikan melalui saluran resmi.

Kepulangan ini menandai babak awal pemulihan yang akan diawasi secara berkala, dengan jadwal kontrol dan pemeriksaan yang dirancang untuk memantau pemulihan pasca operasi. Tim medis menyatakan kesiapan untuk memberikan perawatan lanjutan di Vatikan dan melakukan evaluasi rutin untuk memastikan stabilitas kondisi.

Dalam pernyataannya, Kantor Pers Takhta Suci mengajak umat untuk mendoakan kesembuhan dan ketabahan Paus saat menjalani masa pemulihan. Pihak Vatikan menegaskan komitmen untuk memberikan informasi yang transparan dan berkala mengenai perkembangan kesehatan pemimpin Gereja Katolik Dunia.

Aditya Permana

Jurnalis dan analis media digital yang berfokus khusus pada pelaporan sektor ekonomi, bisnis, dan finansial. Di maret.id, ia mendedikasikan perannya untuk mengulas dinamika pasar, kebijakan fiskal, perkembangan UMKM, hingga tren ekonomi makro global dan nasional. Dengan pendekatan yang tajam dan berbasis data, Aditya berkomitmen menyajikan informasi kompleks seputar dunia keuangan ke dalam ulasan yang mendalam, objektif, dan mudah dipahami oleh semua kalangan pembaca.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button