Politik

Rita Haryati Dorong Warga Magetan Jaga Persatuan dan Gotong Royong

Jakarta, Maret.id — Anggota Fraksi PDI Perjuangan dan Ketua Komisi B DPRD Magetan, Rita Haryati, menekankan pentingnya menjaga semangat persatuan dan gotong royong sebagai warisan dari para pendahulu. Seruan ini disampaikan dalam acara napak tilas Ngunut–Parang, yang digelar untuk merayakan Hari Jadi Kabupaten Magetan ke-351.

Rita menjelaskan bahwa napak tilas bukan sekadar perayaan, tetapi juga sebagai momen mengenang perjuangan pendahulu dalam mempertahankan pemerintahan serta meneruskan perjuangan pada masa awal kemerdekaan. “Semangat persatuan dan gotong royong harus terus kita jaga sebagai warisan berharga,” ujar Rita.

Kegiatan napak tilas tersebut diikuti oleh ratusan peserta dari berbagai latar belakang, termasuk pelajar, masyarakat umum, serta instansi pemerintah dan organisasi perangkat daerah. Data panitia mencatat 404 regu dan peserta yang turut serta dalam kegiatan ini.

Peserta terdiri dari 27 regu tingkat SMP, 30 regu SMA, dan 123 regu kategori umum serta instansi, dengan 224 peserta perorangan. Dengan jarak tempuh sekitar 15 kilometer, para peserta dituntut untuk menjaga kondisi fisik sepanjang perjalanan.

Rita mengapresiasi antusiasme para peserta yang tetap tinggi meskipun harus berjuang di tengah cuaca terik. “Meski cuaca cukup terik, antusiasme peserta tetap tinggi menempuh jarak sekitar 15 kilometer hingga garis finis,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan agar semua peserta menjaga stamina dan kesehatan, mengingat kondisi cuaca yang panas. Menurutnya, hal ini perlu diperhatikan untuk memastikan rangkaian napak tilas berlangsung tertib dan lancar.

Lebih dari sekadar perjalanan sejarah, napak tilas Ngunut–Parang mengajak masyarakat memahami fase penting dalam perjalanan pemerintahan Kabupaten Magetan pada 1948–1951. Di masa tersebut, pusat pemerintahan di pindahkan dari kota ke Desa Ngunut, Kecamatan Parang, untuk menjaga keberlangsungan pemerintahan dalam situasi perjuangan.

“Bagi saya, mengenang sejarah adalah bagian penting dalam membangun kecintaan masyarakat terhadap daerah. Jasa para pendiri dan tokoh terdahulu perlu terus diingat,” imbuh Rita.

Melalui kegiatan ini, Rita berharap semangat perjuangan masa lalu dapat menginspirasi masyarakat untuk memperkuat kebersamaan, menjaga persatuan, dan bergotong royong dalam membangun Kabupaten Magetan.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button