Dunia

Jaringan listrik La Palma Putus, Anjlok Pasokan dan 50.000 Warga Terdampak!

Jakarta, Maret.id — Pulau La Palma di Kepulauan Canary, Spanyol dilanda pemadaman listrik masif yang membuat lebih dari 50.000 pelanggan kehilangan aliran listrik pada Senin malam saat hujan deras melanda wilayah tersebut. Kejadian ini mencetak tekanan tambahan pada infrastruktur listrik dan layanan darurat setempat yang tengah menghadapi kondisi cuaca ekstrem.

Pemadaman dan upaya pemulihan

Operator jaringan listrik nasional melaporkan bahwa upaya pemulihan berjalan intensif dan sekitar 75 persen pelanggan yang terdampak telah mendapatkan pasokan listrik kembali dalam waktu sekitar empat setengah jam setelah pemadaman dimulai. Upaya perbaikan difokuskan pada pemulihan jaringan tegangan menengah dan rendah yang rusak serta penanganan titik-titik api yang muncul akibat sambaran petir.

Penyebab awal kegagalan jaringan

Pemerintah daerah menyebut sambaran petir yang mengenai sebuah gardu listrik sekitar pukul 04.00 pagi sebagai pemicu awal, yang kemudian memicu kebakaran sehingga merusak jaringan distribusi setempat. Kerusakan pada gardu listrik tersebut menyebabkan gangguan pada sistem tegangan menengah dan rendah sehingga aliran listrik tidak dapat segera dipulihkan ke sejumlah area.

Gangguan lanjutan pada pembangkit

Setelah sebagian layanan kembali, kegagalan lanjutan tercatat di pembangkit listrik Los Guinchos yang menyebabkan pemadaman menyeluruh di seluruh pulau. Penyebab pasti dari kerusakan di pembangkit itu masih dalam penyelidikan oleh otoritas teknis dan operator, sementara tim teknis bekerja untuk mengembalikan stabilitas sistem.

Dampak pada fasilitas publik

Beberapa infrastruktur penting seperti pelabuhan, bandara, serta rumah sakit umum dilaporkan tetap beroperasi dengan bantuan sumber listrik cadangan untuk menjaga layanan esensial. Rumah Sakit Dolores di pulau itu pula mengandalkan generator darurat untuk memastikan perawatan pasien dapat berlanjut tanpa gangguan berarti.

Cuaca ekstrem dan respons darurat

Pemerintah daerah telah mengeluarkan peringatan curah hujan tertinggi untuk wilayah timur La Palma sejak pukul 02.00 dini hari, sebagai respons terhadap intensitas hujan yang meningkat. Petugas darurat melaporkan angka curah hujan signifikan, termasuk 62 milimeter dalam satu jam dan total akumulasi sekitar 138 milimeter selama 12 jam terakhir.

Petugas pemadam kebakaran juga menangani sejumlah kebakaran rumah yang dipicu oleh sambaran petir dan mencegah penyebaran lebih luas, sementara beberapa kejadian tanah longsor tercatat namun dampaknya tidak separah yang dikhawatirkan awalnya. Peringatan cuaca tingkat oranye untuk hujan lebat tetap diberlakukan sampai Selasa pagi untuk mengantisipasi potensi banjir lokal dan bahaya lanjutan.

Aparat setempat terus memprioritaskan keselamatan warga dengan mengerahkan tim penyelamat, memantau situasi infrastruktur, dan memberikan arahan evakuasi bila diperlukan. Warga diimbau untuk mengikuti instruksi resmi, menjaga jarak dari area terdampak, serta memanfaatkan saluran komunikasi darurat untuk memperoleh informasi terkini hingga kondisi dinyatakan aman kembali.

Aditya Permana

Jurnalis dan analis media digital yang berfokus khusus pada pelaporan sektor ekonomi, bisnis, dan finansial. Di maret.id, ia mendedikasikan perannya untuk mengulas dinamika pasar, kebijakan fiskal, perkembangan UMKM, hingga tren ekonomi makro global dan nasional. Dengan pendekatan yang tajam dan berbasis data, Aditya berkomitmen menyajikan informasi kompleks seputar dunia keuangan ke dalam ulasan yang mendalam, objektif, dan mudah dipahami oleh semua kalangan pembaca.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button