Olahraga

UPI Raih Gelar Juara Campus League Bandung 2026 untuk Putra dan Putri, Simak Tim Lolos Nasional

Jakarta, Maret.id — Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) sukses meraih prestasi luar biasa di Campus League Futsal Regional Bandung 2026. Mereka berhasil memenangkan gelar juara baik di kategori putra maupun putri dalam kompetisi berlangsung di GOR ITB Sports Center, Jatinangor, dari 30 Oktober hingga 6 November 2026.

Pada pertandingan final kategori putra yang digelar pada Jumat (6/11), UPI berhasil mengalahkan STKIP Pasundan dengan skor 2-1. Di sisi putri, UPI mengakhiri kompetisi dengan koleksi 18 poin melalui sistem pertandingan double round robin.

Dave Leopold, Kepala Kompetisi Campus League, menjelaskan bahwa keberhasilan UPI mencerminkan dinamika persaingan futsal antarkampus yang terus berubah setiap musim. “Pergeseran pemain karena kelulusan mahasiswa memaksa setiap tim untuk memiliki strategi regenerasi yang matang,” kata Dave.

Ia memberikan contoh kepada UIN Sunan Gunung Djati (UIN SGD), juara nasional 2025, yang pada edisi regional Bandung tahun ini hanya mampu meraih peringkat ketiga setelah tersingkir di semifinal. “Peta kekuatan tim selalu berbeda setiap tahun karena pemain yang lulus,” ujar Dave.

Pentingnya proses talent scouting sejak jenjang SMA ditekankan oleh Dave. Hal ini dianggap sebagai langkah strategis untuk menjaga kesinambungan kekuatan tim futsal kampus ke depan.

Kompetisi futsal antarpelajar SMA di masing-masing regional menjadi bagian dari upaya tersebut. Pelatih tim kampus punya kesempatan untuk mengamati pemain muda berbakat yang bisa direkrut ke dalam skuad mereka.

“Kami berusaha memberikan pilihan sekolah terbaik agar pelatih tim kampus dapat melakukan talent scouting. Kami juga ingin para pelajar melanjutkan kuliah setelah SMA dan memperoleh beasiswa berkat prestasi mereka di futsal,” jelasnya.

Pertandingan final putra antara UPI dan STKIP Pasundan berlangsung sangat ketat. STKIP Pasundan mencetak gol pertama di menit awal melalui kapten mereka, Muhammad Yusup Muharam, yang berhasil memberikan umpan kepada Muhammad Sutan Kemas.

Upset setelah tertinggal, UPI meningkatkan serangan. Usaha keras mereka terbayar ketika Fachry Tiftazani Taufik mencetak gol penyama kedudukan menjelang akhir babak pertama, mengubah skor menjadi 1-1.

Memasuki babak kedua, UPI menunjukkan agresivitas yang tinggi dengan terus menekan gawang STKIP Pasundan yang dijaga oleh Faiz Fadhlur Rahman.

Melihat prestasi ini, seorang penggemar futsal dari Bandung, Rudi Setiawan, berkomentar, “Keberhasilan UPI menunjukkan bahwa futsal di Indonesia terus berkembang. Semoga ini menginspirasi lebih banyak orang untuk ikut berpartisipasi dalam olahraga ini.”

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button