Nasional

PERKUAT KOLABORASI ILMUWAN INDONESIA

Jakarta, Maret.id — Sejumlah akademisi dari Indonesia dan Malaysia menggelar kegiatan coaching serta kolaborasi riset internasional pada 22-23 Mei 2026, bertempat di Universiti Kebangsaan Malaysia. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat publikasi ilmiah di jurnal-jurnal terindeks Scopus.

Peningkatan Kualitas Penelitian

Acara ini menjadi forum penting dalam memperkuat jejaring akademik serta meningkatkan kualitas penelitian dan publikasi ilmiah di kawasan Asia Tenggara. Prof. Madya Dr. A’dawiyah Ismail dari Universiti Kebangsaan Malaysia bertindak sebagai koordinator, sementara Prof. Dr. Ahmad Sunawari Long selaku Pemimpin Redaksi International Journal of Islamic Thought (IJIT) juga terlibat dalam kegiatan tersebut.

Partisipasi Akademisi Terkemuka

Dalam acara ini, turut hadir sejumlah akademisi terkemuka dari Indonesia, termasuk Dr. Muhtadi, Wakil Dekan Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, serta Dr. Cecep Castrawijaya dan Dr. Deden Mauli Darajat. Mereka berdiskusi mengenai penguatan metodologi penelitian, strategi penulisan artikel ilmiah, dan pengembangan riset kolaboratif multidisipliner.

Dr. Muhtadi mengungkapkan pentingnya kolaborasi ini, “Kegiatan kolaboratif semacam ini sangat penting untuk memperkuat budaya akademik dan produktivitas publikasi di tingkat internasional.” Dia menambahkan bahwa kesempatan untuk saling belajar sangat krusial bagi akademisi dari kedua negara.

Teknik Penyusunan Artikel Ilmiah

Dalam sesi coaching yang berlangsung, para peserta dibekali dengan pengetahuan mengenai teknik penyusunan artikel ilmiah yang memenuhi standar internasional. Diskusi meliputi strategi meningkatkan sitasi, pengelolaan referensi akademik, dan penguatan novelty dalam penelitian.

Kegiatan ini juga memberikan wadah bagi akademisi untuk mendiskusikan tren publikasi global serta tantangan yang dihadapi oleh akademisi Asia Tenggara, terutama dalam menerbitkan artikel di jurnal-jurnal Bereputasi seperti Scopus.

Ketua Prodi Pendidikan Agama Islam Universitas Al-Azhar Indonesia, Dr. Tata Septayuda Purnama, juga berpartisipasi aktif dalam diskusi, menambahkan bahwa kolaborasi lintas negara merupakan langkah strategis untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas penelitian.

Kegiatan seperti ini diharapkan dapat menjadi salah satu solusi untuk meningkatkan daya saing akademik Indonesia dan Malaysia di tingkat internasional.

Melalui upaya kolektif ini, diharapkan para peserta dapat lebih memahami persyaratan publikasi internasional dan mampu menghasilkan penelitian yang tidak hanya berkualitas tetapi juga terpublikasi dengan baik. Visi ini sejalan dengan komitmen kedua negara untuk memajukan bidang pendidikan dan penelitian, menciptakan sinergi yang berkelanjutan dalam menghadapi tantangan global di masa depan.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button