Meluncur Garang! BYD Ekspansi Jaringan untuk Elektrifikasi Indonesia

Jakarta, Maret.id — BYD dan Denza, dua perusahaan otomotif yang fokus pada kendaraan energi baru, terus berkomitmen untuk memperluas akses elektrifikasi di seluruh Indonesia. Selain menawarkan produk New Energy Vehicle (NEV), kedua perusahaan ini juga meningkatkan jaringan diler untuk menjangkau lebih banyak konsumen.
Pertumbuhan diler BYD dan Denza di Tanah Air menunjukkan pencapaian yang signifikan dalam waktu yang relatif singkat. Hingga Mei 2026, kedua merek ini telah berhasil membuka sebanyak 85 showroom yang tersebar di 49 kota di Indonesia. Komitmen untuk memperluas jaringan diler ini dipastikan tidak akan berhenti di sini. Eagle Zhao, Direktur Utama PT BYD Motor Indonesia, menjelaskan bahwa mereka menargetkan hingga akhir tahun 2026, diler BYD dan Denza akan mencapai 100 cabang.
“Penyebaran diler ini sebagai bentuk komitmen kami dalam memberikan layanan yang terbaik dan dukungan jangka panjang terhadap pengembangan ekosistem kendaraan energi baru di Indonesia,” ungkap Zhao. Dengan perluasan diler, diharapkan layanan dan dukungan purna jual semakin mudah diakses oleh masyarakat di berbagai daerah, membantu transisi ke mobilitas berkelanjutan.
BYD juga menunjukkan komitmennya terhadap pasar Indonesia dengan investasi dalam produksi lokal. Pembangunan pabrik di Subang tengah berada dalam tahap finalisasi dan diharapkan segera memulai produksi. Luther Panjaitan, Kepala Hubungan Masyarakat dan Pemerintah PT BYD Motor Indonesia, menuturkan bahwa proses produksi di pabrik ini akan mengikuti standar global yang ketat.
“Hal ini untuk memastikan kualitas produksi dari pabrik sesuai dengan standar global sehingga produk yang keluar dari pabrik memiliki kualitas yang sama dengan produksi global,” tambah Luther. Dengan adanya pabrik ini, BYD bertujuan untuk memperkuat posisi mereka di pasar kendaraan listrik Indonesia, sekaligus menyediakan lapangan pekerjaan bagi masyarakat setempat.
Sejak memasuki pasar Indonesia, BYD dan Denza mencatatkan pencapaian penjualan yang menggembirakan. Hingga April 2026, total penjualan hampir mencapai 20.000 unit dengan pertumbuhan sekitar 53 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Ini menunjukkan bahwa permintaan akan kendaraan energi baru semakin meningkat di kalangan konsumen Indonesia.
Inisiatif BYD dan Denza untuk memperluas akses ke produk NEV serta meningkatkan jaringan dukungan purna jual dianggap sebagai langkah strategis untuk menyongsong masa depan mobilitas yang lebih berkelanjutan. Dengan investasi yang terus dilakukan dan peningkatan aksesibilitas, kedua perusahaan berharap dapat menjangkau lebih banyak pelanggan dan memperkuat posisinya di industri otomotif yang kian kompetitif.





