PDIP Trenggalek Luncurkan Manuver Kurban 5 Kecamatan!

Jakarta, Maret.id — Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) Cabang Trenggalek menggelar aksi sosial dengan menyalurkan lima ekor sapi kurban dalam rangka menyambut Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah. Kegiatan yang bertujuan untuk memperkuat rasa solidaritas dan gotong royong ini dilaksanakan di berbagai wilayah di Kabupaten Trenggalek.
Penyaluran Sapi Kurban di Lima Kecamatan
Sekretaris DPC PDI Perjuangan Trenggalek, Doding Rahmadi mengungkapkan bahwa penyaluran hewan kurban dilakukan di lima titik yang berbeda, mencakup Kecamatan Trenggalek, Karangan, Pogalan, Dongko, dan Panggul. Hewan kurban tersebut disalurkan kepada beragam elemen masyarakat, mulai dari organisasi kemasyarakatan, masjid, panti asuhan, pondok pesantren, hingga lembaga keagamaan.
“Hewan kurban di Kecamatan Karangan, misalnya, disalurkan kepada ranting NU setempat. Pelaksanaan dan tempat penyembelihan diserahkan kepada masing-masing penerima,” jelas Doding, yang juga menjabat Ketua DPRD Trenggalek, saat konferensi pers pada Selasa (26/5/2026).
Gerakan Kurban Serentak di Jawa Timur
Kegiatan ini merupakan bagian dari gerakan kurban serentak PDI Perjuangan yang berlangsung di seluruh Jawa Timur, di mana DPD PDI Perjuangan Jawa Timur menyalurkan total 468 ekor sapi. Doding menambahkan bahwa semangat berbagi dan kepedulian sosial harus dijaga, terutama di tengah kondisi ekonomi masyarakat yang masih penuh tantangan.
“Kita harus menjaga dan merawat semangat berbagi dan saling peduli,” ujarnya menekankan pentingnya nilai-nilai tersebut.
Momen Memperkuat Solidaritas Sosial
Doding juga mengingatkan kembali pesan Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, agar setiap kader partai selalu hadir di tengah masyarakat dan menjaga nilai-nilai gotong royong. “Ini adalah momentum bagi kader PDI Perjuangan untuk aktif dalam berbagi di masyarakat. Semoga semua yang dilakukan dapat bermanfaat dan menjadi berkah bagi kita semua,” lanjutnya.
Daging kurban yang telah dibagikan akan diberikan kepada masyarakat di sekitar, khususnya kepada warga yang membutuhkan, serta lingkungan di sekitar lokasi penyembelihan. Dalam pelaksanaannya, panitia diminta untuk menerapkan konsep ramah lingkungan, menggunakan besek bambu dan daun jati sebagai wadah pembagian daging. Langkah ini juga sejalan dengan visi Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin, yang merupakan Ketua DPC PDI Perjuangan Trenggalek, untuk mewujudkan Trenggalek sebagai daerah net zero carbon.
“Semangat kurban bukan hanya sekadar ritual keagamaan, tetapi juga merupakan momentum untuk memperkuat solidaritas sosial dan budaya gotong royong. Kehadiran PDI Perjuangan diharapkan dapat dirasakan oleh masyarakat, tidak hanya dalam konteks politik, tetapi juga dalam aksi sosial dan kemanusiaan,” tambah Doding.
Dari kegiatan ini, diharapkan hubungan antarwarga menjadi lebih erat, semangat berbagi tumbuh, dan nilai-nilai kebersamaan di masyarakat Trenggalek semakin terjaga. Aksi sosial ini menunjukkan komitmen PDI Perjuangan untuk hadir secara nyata di tengah masyarakat, terutama dalam momen-momen penting seperti Idul Adha.





