165 Pecatur Meriahkan Piala Ketua DPRD Trenggalek Doding

Jakarta, Maret.id — Sebanyak 165 pecatur dari Trenggalek dan daerah lainnya mengikuti turnamen terbuka catur Piala Ketua DPRD Kabupaten Trenggalek. Pertandingan dihelat di Rest Area Puncak Dawung, Desa Suruh, Kecamatan Suruh, pada hari Minggu, 25 Oktober 2026, sebagai peringatan Hari Sumpah Pemuda 2026.
Ketua DPRD Kabupaten Trenggalek, Doding Rahmadi, memberikan apresiasi atas tingginya partisipasi peserta. Menurutnya, jumlah peserta yang mencapai ratusan menunjukkan minat besar masyarakat terhadap olahraga catur di Trenggalek.
“Iya, alhamdulillah turnamen berlangsung lancar. Ternyata peserta atau pecaturnya cukup banyak. Ini membuat kami bangga, ternyata animo olahraga catur tinggi di Trenggalek,” tegas Doding.
Peserta datang tidak hanya dari Trenggalek, tetapi juga dari beberapa daerah lain. Untuk mengakomodasi tingginya partisipasi, panitia membagi pertandingan ke dalam beberapa kategori.
Doding menilai keikutsertaan pecatur dari luar daerah memberikan kesempatan bagi atlet lokal untuk mengukur kemampuan dan memperoleh pengalaman.
“Maka dari itu, dari turnamen ini kami bagi berbagai kategori. Karena memang minat atau animo peserta tinggi. Dari luar Trenggalek juga banyak yang gabung,” sambungnya.
Doding yang juga menjabat sebagai Ketua KONI Trenggalek, menyatakan bahwa turnamen semacam ini penting untuk menjaga gairah olahraga di daerah. Kegiatan kompetisi tetap dapat berkembang meski ada efisiensi anggaran, sekaligus menjadi sarana pembinaan bagi atlet.
Ia berharap Trenggalek mampu melahirkan pecatur berprestasi yang dapat bersaing tidak hanya di tingkat regional, tetapi juga nasional. “Dengan adanya turnamen ini setidaknya juga menjadi ajang untuk mengasah kemampuan dan menambah pengalaman,” imbuhnya.
Penguatan pembinaan menjadi semakin penting, mengingat sejumlah agenda olahraga telah menanti, termasuk Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur dan pekan olahraga pelajar.
KONI Trenggalek terus mempersiapkan atlet dari berbagai cabang olahraga, termasuk catur, untuk menghadapi kompetisi tersebut. Melalui turnamen dan pembinaan berkelanjutan, Trenggalek diharapkan mampu meningkatkan prestasi serta bersaing dengan daerah lain.





