Politik

Gus Isi Sinyal Koalisi PDIP, Respon Tegas Gotong Royong

Jakarta, Maret.id — Ketua PCNU Kota Malang, KH Isroqunnajah, yang akrab disapa Gus Is, memberikan apresiasi kepada DPC PDI Perjuangan Kota Malang terkait tindakan sosial yang mereka tunjukkan dalam penyaluran hewan kurban pada Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah. Apresiasi ini disampaikan setelah PCNU menerima bantuan seekor sapi kurban dari DPC PDI Perjuangan pada Selasa, 26 Mei 2026.

Sinergi Antara PDI Perjuangan dan NU

Gus Is menjelaskan bahwa hubungan antara Nahdlatul Ulama dan PDI Perjuangan selama ini merupakan simbol sinergi antara kalangan nasionalis dan religius dalam menjaga kehidupan kebangsaan. “PDI Perjuangan dan NU adalah kombinasi terbaik dari kalangan nasionalis-religius. Sinergi ini harus terus terbangun untuk negeri yang kita cintai,” ujar Gus Is. Menurutnya, momentum Idul Adha tahun ini menunjukkan bahwa semangat gotong royong dan kepedulian sosial masih sangat kuat di masyarakat.

Penyaluran Hewan Kurban oleh DPC PDI Perjuangan

Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Malang, Amithya Ratnanggani Sirraduhita, menjelaskan bahwa total hewan kurban yang disalurkan tahun ini mencapai sepuluh ekor, terdiri dari delapan ekor sapi dan dua ekor kambing. Amithya, yang juga menjabat sebagai Ketua DPRD Kota Malang, menyebutkan bahwa seluruh hewan kurban merupakan hasil gotong royong kader dan struktur partai di berbagai tingkatan.

Lebih lanjut, rincian hewan kurban yang disalurkan mencakup satu ekor sapi dari Wakil Ketua MPR RI, Ahmad Basarah, satu ekor sapi dari Andreas Eddy Susetyo, satu ekor sapi dari Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Malang, dan lainnya. Proses penyembelihan hewan kurban dijadwalkan berlangsung di Kantor DPC PDI Perjuangan Kota Malang pada Kamis, 28 Mei 2026.

Pendistribusian Daging Kurban untuk Masyarakat

Amithya menyatakan bahwa distribusi daging kurban akan dilakukan secara merata ke seluruh daerah pemilihan yang tersebar di lima kecamatan Kota Malang. “Peningkatan jumlah hewan kurban tahun ini menjadi indikasi bahwa ideologi kepedulian sosial dan gotong royong di tubuh partai masih tumbuh kuat,” ungkapnya.

Distribusi daging kurban ini diprioritaskan untuk masyarakat kurang mampu, termasuk panti asuhan, pondok pesantren, masjid, serta warga yang terdampak pemutusan hubungan kerja (PHK). Amithya menegaskan, “Ini membuktikan bahwa partai tidak hanya berkutat pada isu politik, tetapi juga sangat peka terhadap kondisi sosial-ekonomi rakyat.”

Dengan kegiatan ini, momentum Idul Adha menjadi ruang bagi PDI Perjuangan Kota Malang untuk memperkuat solidaritas sosial dan menjaga harmoni antara kekuatan nasionalis dan religius di tengah masyarakat. Kegiatan ini menjadi momen penting dalam menunjukkan komitmen partai dalam kepedulian terhadap sesama, khususnya masyarakat yang membutuhkan.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button