Politik

PSBI Siapkan Manuver Kejutan Untuk Liga 4 Jatim

Jakarta, Maret.id — Persiapan untuk menghadapi Liga 4 Jawa Timur 2026 mulai digenjot oleh Persatuan Sepakbola Blitar Indonesia (PSBI) bersama Asosiasi PSSI dan KONI Kabupaten Blitar. Gala Desa akan dilaksanakan sebagai ajang pencarian pemain muda berbakat untuk memperkuat tim dan meraih prestasi yang lebih tinggi, termasuk mencapai putaran nasional.

Komitmen Bersama untuk Prestasi

Ketua Harian KONI Kabupaten Blitar, Fatatoh Hironi Ulya, menegaskan pentingnya sinergi antara PSSI dan KONI dalam mempersiapkan PSBI. Diungkapkannya bahwa mereka siap merancang langkah strategis sejak dini agar tim kebanggaan masyarakat Blitar dapat bersaing di kompetisi yang dijadwalkan bergulir pada bulan Oktober mendatang.

Rapat koordinasi antara pihak KONI, Asosiasi PSSI Kabupaten Blitar, dan manajemen PSBI telah dilakukan di kantor KONI setempat. Fatatoh juga menekankan bahwa target PSBI tidak hanya sebagai peserta, melainkan mampu bersaing di level nasional.

Gala Desa Sebagai Sarana Pencarian Talenta

Sebagai bagian dari persiapan skuad, KONI dan Asosiasi PSSI Kabupaten Blitar berencana untuk menggelar Gala Desa pada Juli mendatang. Selain sebagai kompetisi antardesa, acara ini juga berfungsi sebagai sarana pencarian talenta muda di bawah usia 21 tahun yang berpotensi memperkuat PSBI.

Acara tersebut bertepatan dengan peringatan Hari Jadi Kabupaten Blitar ke-702 dan diharapkan dapat menjadi momentum yang baik bagi pengembangan sepakbola di daerah tersebut. Dengan harapan, pembinaan usia dini dapat menghasilkan regenerasi pemain berkualitas di masa mendatang.

Peningkatan Dukungan Anggaran untuk Sepak Bola

Fatatoh menilai bahwa pembinaan sepakbola yang dilakukan Asosiasi PSSI Kabupaten Blitar menunjukkan perkembangan yang positif. Pembinaan berjenjang mulai dari usia delapan tahun hingga lima belas tahun dianggap sangat krusial dalam mencetak pemain berkualitas.

Untuk memperkuat proses pembinaan ini, KONI juga mendorong peningkatan dukungan anggaran bagi sepak bola daerah. Saat ini, alokasi anggaran untuk Asosiasi PSSI Kabupaten Blitar mencapai sekitar Rp95 juta, dan meski mengalami peningkatan dibanding tahun sebelumnya, dukungan tersebut masih dinilai kurang optimal.

“Harapan kami adalah agar dukungan anggaran bagi sepak bola dapat meningkat. Dengan pembinaan yang solid, dampaknya akan signifikan untuk perkembangan olahraga di Kabupaten Blitar,” ungkap Fatatoh.

Fatatoh berharap bahwa keseriusan dalam pembinaan usia dini dan kompetisi yang berjenjang akan melahirkan pemain-pemain berbakat yang mampu berkiprah di level yang lebih tinggi, termasuk Liga 1, Liga 2, bahkan Tim Nasional Indonesia.

“Semoga ke depan, kita dapat melihat pemain-pemain dari Kabupaten Blitar yang berhasil mengharumkan nama daerah di pentas nasional,” pungkasnya.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button