Manuver PDIP Blitar: Sinergi Gotong Royong Karir Politik!

Jakarta, Maret.id — DPC PDI Perjuangan Kabupaten Blitar merayakan Hari Lahir Bung Karno dengan tasyakuran yang diisi dengan doa bersama dan tumpengan. Acara ini dimaksudkan untuk memperkuat semangat gotong royong dan konsolidasi kader dalam menghadapi tantangan bangsa.
Perayaan Hari Lahir Bung Karno
Kegiatan perayaan ini berlangsung di Kantor Sekretariat DPC PDI Perjuangan Kabupaten Blitar pada Sabtu, 6 Juni 2026. Kehadiran jajaran pengurus DPC, PAC, badan dan sayap partai, serta masyarakat umum, menambah suasana khidmat acara.
Acara diawali dengan doa bersama yang unik, menggabungkan tradisi Jawa dengan nilai-nilai Islam. Ini menjadi simbol penghormatan terhadap keberagaman budaya yang ada di masyarakat Indonesia.
Tumpeng sebagai Simbol Kebersamaan
Setelah doa bersama, acara dilanjutkan dengan pemotongan tumpeng oleh Wakil Ketua Bidang Industri, Perdagangan, BUMN, Investasi, Koperasi, dan UMKM DPC PDI Perjuangan Kabupaten Blitar, Endik Susilo. Potongan tumpeng diserahkan kepada Wakil Ketua Bidang Ideologi dan Kaderisasi, Taufich, simbol estafet perjuangan di antara kader.
Endik Susilo menegaskan bahwa peringatan ini bukan sekadar rutinitas tahunan, tetapi momentum untuk menghidupkan kembali nilai-nilai perjuangan Bung Karno. “Hari ini, kami menggelorakan semangat juang anak bangsa sesuai ajaran Bung Karno,” ungkapnya.
Pentingnya Semangat Gotong Royong
Semangat perjuangan Bung Karno, menurut Endik, harus diwujudkan melalui tindakan nyata di tengah masyarakat. Hal ini meliputi menjaga tradisi gotong royong dan memperkuat hubungan antara kader partai dan rakyat.
Endik juga mengingatkan seluruh kader untuk aktif hadir di tengah masyarakat dan memperjuangkan aspirasi rakyat. “Momen ini mengajak kami untuk merapat ke rakyat dan bekerja sama membangun bangsa,” katanya.
Dalam pesannya, ia mengapresiasi seluruh kader dan simpatisan yang telah menjaga soliditas organisasi. “Semangat gotong royong yang diwariskan Bung Karno harus dirawat melalui tindakan nyata, bukan sekadar slogan,” tambahnya.
Dengan semangat itu, DPC PDI Perjuangan Kabupaten Blitar berkomitmen untuk melanjutkan perjuangan Bung Karno dan menjaga nilai-nilai Pancasila serta persatuan. Mereka berharap dapat terus berkontribusi kepada masyarakat demi masa depan yang lebih baik.
Endik berharap bahwa momentum Bulan Bung Karno ini dapat memperkuat konsolidasi internal partai dan membangun optimisme menghadapi tahun 2029. Ia menyerukan agar seluruh kader semakin kompak dalam menjalankan kerja-kerja kerakyatan.
Pesan Bung Karno tentang keberanian, keikhlasan berjuang, dan cinta kepada rakyat sangat relevan hingga saat ini. “Mari kita teruskan api perjuangan untuk Indonesia Raya,” tegas Endik.
Dengan peringatan ini, DPC PDI Perjuangan Kabupaten Blitar menegaskan komitmennya untuk terus mengabdi kepada rakyat dan merawat sejarah perjuangan para pendiri bangsa, sesuai dengan pesan “Jas Merah” atau Jangan Sekali-kali Meninggalkan Sejarah. Ini menjadi pengingat penting bagi seluruh kader untuk merawat jejak sejarah dan menjalankan amanah yang telah ditinggalkan.





