Politik

Kepala BGN Baru Harus Tunjukkan Keberhasilan Program MBG Segera!

Jakarta, Maret.id — Kepala Badan Geologi Nasional (BGN) yang baru dilantik, Nanik S Deyang, menyatakan komitmennya untuk melakukan pembenahan struktural di dalam lembaga tersebut. Dalam pernyataan awalnya, Nanik menekankan pentingnya meningkatkan efisiensi program serta mengurangi ketergantungan pada pembiayaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Aspek integritas lembaga juga menjadi perhatian penting Nanik, dengan harapan agar BGN tidak terlibat dalam masalah hukum di masa mendatang. Menanggapi langkah-langkah tersebut, analis politik Adi Prayitno menilai bahwa publik memiliki perhatian besar terhadap efisiensi dan tata kelola program Media Berbasis Geologi (MBG). Dia mengungkapkan, kritik yang paling sering terdengar terkait MBG berfokus pada pengelolaan dan kualitas layanan yang diberikan kepada penerima manfaat.

Kritik Terhadap Program MBG

Adi menyatakan, “Kalau mau jujur, yang banyak dikritik selama ini adalah soal efisiensi, termasuk pengelolaan dapur MBG dan kualitas menu yang diberikan kepada penerima manfaat.” Menurutnya, pelibatan sekolah, orang tua siswa, dan masyarakat dalam pelaksanaan program merupakan langkah efektif untuk memperkuat pengawasan serta meningkatkan kualitas layanan.

“Jika itu dilakukan, sangat mungkin revolusi tata kelola BGN bisa tercapai dan sesuai dengan ekspektasi masyarakat secara umum,” tambahnya. Adi juga menyebutkan bahwa tantangan terbesar bagi kepala BGN baru adalah membuktikan dampak nyata dari Program MBG terhadap kualitas sumber daya manusia di kalangan penerima manfaat.

Evaluasi dan Survei Program MBG

Ia mendorong BGN untuk melakukan survei dan evaluasi secara berkala terhadap siswa penerima manfaat MBG guna mengukur efektivitas program tersebut. “Harus dilakukan survei dan wawancara. Setiap siswa yang mendapat manfaat MBG perlu dilihat korelasinya,” kata Adi.

Dia mengingatkan, indikator penting untuk diukur adalah apakah pemenuhan gizi siswa membaik setelah menerima MBG, serta peningkatan semangat belajar dan kemampuan intelektual mereka.

Tuntutan terhadap Pemimpin Baru BGN

“Publik hingga saat ini masih belum memperoleh gambaran yang jelas mengenai hubungan langsung antara Program MBG dengan peningkatan kualitas pendidikan maupun kesehatan siswa,” tandasnya. Ia menambahkan, masih ada pertanyaan mengenai apakah ada korelasi positif dari manfaat Program MBG tersebut.

Adi berharap bahwa dengan kepemimpinan baru di BGN, inovasi dan evaluasi berbasis data dapat dilakukan untuk mengukur manfaat program secara objektif. “Jika ini dilakukan, saya kira inovasi dan semacam revolusi di tubuh BGN di bawah kepemimpinan yang baru inilah yang sedang dinanti masyarakat,” pungkasnya.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button