Said Iqbal Dilantik Jadi Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan!

Jakarta, Maret.id — Said Iqbal, seorang tokoh buruh terkemuka di Indonesia, telah mendapatkan panggilan resmi untuk menghadiri pelantikan sebagai Penasihat Khusus Presiden Republik Indonesia bidang Ketenagakerjaan. Pelantikan ini dijadwalkan berlangsung di Istana Kepresidenan pada sore ini, tepatnya pukul 16.30 WIB.
Dalam sebuah pesan elektronik, Said Iqbal mengonfirmasi bahwa ia menerima panggilan dari Sekretaris Kabinet, Teddy Indra Wijaya, terkait penunjukannya tersebut. “Jam 16.30 dilantik di Istana. Ditelpon semalam oleh Pak Seskab Letkol Teddy. Sebagai Penasihat Khusus Presiden RI bidang Ketenagakerjaan dengan kedudukan setingkat menteri sesuai Perpres No 137/2024,” ujarnya.
Dukungan dari Kalangan Serikat Pekerja
Kabar mengenai bergabungnya Said Iqbal dengan pemerintahan ini disambut dengan antusiasme oleh berbagai kalangan serikat pekerja. Andi Gani Nena Wea, Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI), menyatakan dukungannya dan berharap Said dapat menjalankan tugasnya dengan sebaik-baiknya.
“Selamat dan sukses untuk Bung Said Iqbal agar tetap komitmen dan konsisten. Saya yakin beliau sebagai Penasihat Presiden Bidang Ketenagakerjaan akan tetap setia membela hak-hak buruh,” kata Nena Wea. Penugasan ini dianggap krusial mengingat latar belakang Said Iqbal yang kuat dalam memperjuangkan isu-isu ketenagakerjaan.
Pernyataan Menteri Sekretaris Negara
Sebelumnya, Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi, juga memberikan sinyal positif tentang kemungkinan masuknya Said Iqbal ke dalam pemerintahan. “(Said Iqbal masuk kabinet) sedang kita diskusikan,” ungkap Prasetyo di Istana Kepresidenan, Kamis, 4 Juni 2026. Ia menambahkan bahwa peran yang akan diemban oleh Said Iqbal berkaitan erat dengan rekam jejaknya dalam memperjuangkan berbagai isu ketenagakerjaan.
Hal ini menandai langkah signifikan bagi Iqbal, yang dikenal luas sebagai pemimpin buruh, untuk terlibat langsung dalam pengambilan keputusan pemerintahan. Penunjukannya dinilai sebagai langkah strategis dalam menjembatani hubungan antara pemerintah dan kalangan pekerja di masa mendatang.
Implikasi Pelantikan terhadap Kebijakan Ketenagakerjaan
Pentingnya peran Penasihat Khusus Presiden bidang Ketenagakerjaan tidak dapat dipandang sebelah mata. Dengan latar belakangnya yang kuat di dunia buruh, Said Iqbal diharapkan dapat memberikan masukan berharga terkait kebijakan ketenagakerjaan yang lebih inklusif dan pro-pekerja.
Reaksi positif dari kalangan pekerja ini mencerminkan harapan akan adanya peningkatan dialog sosial antara pemerintah dan pihak buruh. Dalam kesempatan ini, Iqbal diharapkan untuk tetap fokus pada agenda perjuangan hak-hak buruh dalam setiap petunjuk kebijakan yang nantinya diambil oleh pemerintahan.





