Politik

Dewan Pengarah BGN Diperkuat Ahli Gizi dan Dokter Anak untuk Tingkatkan Kualitas!

Jakarta, Maret.id — Nanik menyampaikan bahwa dewan pengarah yang baru dibentuk akan berfungsi untuk memberikan panduan dan rekomendasi strategis kepada Badan Gizi Nasional (BGN) dalam melaksanakan program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Pembentukan dewan pengarah ini merupakan bagian dari langkah pembenahan yang dilakukan BGN setelah Nanik dilantik sebagai Kepala BGN di Istana Negara, Jakarta, pada Senin, 8 Juni 2026. Dalam pernyataannya, Nanik menjelaskan bahwa dewan pengarah akan terdiri dari tujuh profesional, di mana lima di antaranya akan diisi oleh pakar gizi dan dokter anak.

Penataan Ulang Program MBG

Salah satu agenda utama yang saat ini menjadi fokus BGN adalah penataan ulang program MBG agar menjadi lebih efektif dan tepat sasaran. Nanik menekankan pentingnya evaluasi terhadap distribusi layanan yang selama ini dinilai belum merata di seluruh wilayah Indonesia.

“Setelah kami menata, kami akan menghitung apakah perlu membuka dapur baru atau tidak,” ungkap Nanik. Kebijakan ini diharapkan dapat mengurangi konsentrasi program di wilayah tertentu dan menjangkau daerah yang benar-benar membutuhkan.

Moratorium Pembukaan Dapur Baru

BGN juga menerapkan moratorium sementara terhadap pembukaan dapur baru dalam rangka memastikan kualitas bantuan gizi yang disalurkan. Nanik menjelaskan bahwa saat ini fokus utama adalah melakukan evaluasi menyeluruh terhadap infrastruktur yang ada.

“Dapur ini masih menumpuk di Jawa,” tambahnya, merujuk pada data dari Ibu Arumsari. Melalui kebijakan ini, diharapkan masalah ketidakmerataan dapat diatasi dengan lebih baik.

Peningkatan Pengawasan dan Refocusing Penerima Manfaat

Selain itu, BGN berencana untuk melakukan refocusing penerima manfaat sehingga bantuan gizi diprioritaskan bagi kelompok rentan yang membutuhkan intervensi lebih. Pengawasan terhadap kualitas makanan dan operasional dapur juga akan diperketat.

“Ini akan dilakukan melalui sistem penilaian dan grading terhadap seluruh fasilitas yang telah beroperasi,” tegas Nanik, menandaskan komitmen pemerintah untuk meningkatkan kualitas gizi masyarakat. Melalui langkah-langkah tersebut, BGN berharap dapat mencapai tujuan program membantu masyarakat dengan lebih efisien dan efektif.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button