Politik

Tiga Sekolah Rakyat Sabet Penghargaan Top 100 Excellence Award 2026!

Jakarta, Maret.id — Sekolah-sekolah di Jawa Timur meraih sejumlah penghargaan bergengsi dalam ajang TOP 100 BUMD, Education, Leader, BPR Excellence Award 2026. Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi atas inovasi dan kontribusi mereka dalam meningkatkan kualitas pendidikan serta pemberdayaan peserta didik.

Sekolah Rakyat Terintegrasi 49 Sumenep Raih Penghargaan Inovatif

Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 49 Sumenep dinobatkan sebagai Excellent Junior High School with Zero Waste Economic System and Food Security of The Year 2026. Prestasi ini merupakan hasil penerapan sistem ekonomi berbasis zero waste yang inovatif dan berkelanjutan, serta upaya dalam memperkuat ketahanan pangan.

Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 29 Pamekasan juga memperoleh penghargaan, yakni The Most Highly Recommended Junior High School with Excellent Literacy Digital Program of The Year 2026. Penghargaan ini mengakui komitmen sekolah dalam membangun budaya literasi digital yang kreatif dan adaptif terhadap perkembangan teknologi.

Inspirasi dari Sekolah Rakyat Menengah Atas Lamongan

Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA) 25 Lamongan berhasil meraih penghargaan The Most Inspiring School in Studentpreneurship and Sustainable Food Innovation of The Year 2026. Penghargaan tersebut menjadi bukti keberhasilan sekolah dalam menumbuhkan jiwa kewirausahaan di kalangan peserta didik.

Kepala SRMA 25 Lamongan, Anis Al Aminatuf, menyatakan, “Ini menjadi penyemangat bagi kami untuk terus berinovasi dan memberikan ruang bagi peserta didik untuk berkembang.” Pihaknya telah mengembangkan program Ketahanan Pangan dan Kewirausahaan Sremala (Kepak Sremala), di mana peserta didik terlibat dalam produksi pangan berbahan dasar rosela.

Inovasi Literasi Digital di Pamekasan

Di Pamekasan, Aisyah Minarni Mukti, Kepala SRMP 29, menjelaskan mengenai program Gerakan Literasi Membaca Menulis (Grasimanis) yang menerapkan inovasi literasi digital. Program ini mendorong siswa untuk membiasakan diri membaca dan menulis melalui berbagai kegiatan, termasuk bootcamp literasi digital.

“Meskipun sederhana, yang penting anak-anak mau membaca. Dari hasil bacaan itu, mereka menuliskannya kembali dengan pendampingan guru Bahasa Indonesia dan tim pustakawan,” ujar Aisyah.

Ajang TOP 100 BUMD ini tidak hanya sebagai platform penghargaan bagi institusi pendidikan, tetapi juga bagi badan usaha milik daerah dan pemimpin yang berkontribusi nyata dalam pembangunan sarana pendidikan dan pelayanan masyarakat.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button