BGN Tegaskan Komitmen Terus Jalankan Perintah Presiden untuk Lanjutkan MBG!

Jakarta, Maret.id — Wakil Kepala Badan Ketahanan Pangan (BGN), Agustina Arumsari, menegaskan bahwa pihaknya akan melanjutkan program intervensi gizi sesuai dengan arahan Presiden Prabowo Subianto. Dia mengindikasikan adanya upaya perbaikan untuk memastikan pelaksanaan program tersebut lebih tepat sasaran dan efisien.
Dalam keterangannya, Arumsari menyatakan bahwa keberadaan pendapat pro dan kontra di masyarakat merupakan hal yang wajar dalam konteks demokrasi. “Kalau kami, ya kami kan diangkat untuk menjalankan perintah. Bahwa masyarakat pro-kontra dan sebagainya itu hal yang memang wajar di dalam negara demokrasi,” ujarnya setelah menghadiri rapat tertutup dengan Komisi IX DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan.
Tugas Strategis BGN
Arumsari menjelaskan bahwa fokus utama BGN saat ini adalah melakukan pembenahan tata kelola program, yang mencakup penataan penerima manfaat, perbaikan sistem pendataan, hingga evaluasi pelaksanaan program gizi tersebut. “Program MBG tetap dibutuhkan karena masih banyak kelompok rentan yang memerlukan intervensi gizi, seperti ibu hamil, ibu menyusui, balita, dan anak usia dini,” tambahnya.
Pentingnya program ini juga ditekankan mengingat kebutuhan gizi yang mendasar bagi kelompok yang dalam situasi rentan. Dia menegaskan, “Tapi kalau saya, Pak Trenggono, diangkat dan diperintah Bapak Presiden untuk memperbaiki BGN. Itu yang kami lakukan.”
Tanggapan Terhadap Demonstrasi
Sebelumnya, program MBG menjadi sorotan publik ketika sejumlah mahasiswa menggelar aksi demonstrasi di berbagai lokasi di Jakarta pada 12 dan 15 Juni 2026. Para demonstran menyuarakan tuntutan untuk menghentikan program MBG, mencabut pembangunan Koperasi Desa Merah Putih, serta menginginkan penurunan harga kebutuhan pokok dan BBM.
Mereka juga menyerukan pemerintah untuk menghentikan praktik pemborosan dalam anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN). Tuntutan-tuntutan ini mencerminkan keinginan masyarakat untuk mendorong pemerintahan agar lebih responsif terhadap kondisi ekonomi yang dihadapi masyarakat.
Langkah-Langkah Selanjutnya
Menanggapi aksi demonstrasi tersebut, Arumsari menyampaikan bahwa BGN tetap akan bersikap terbuka terhadap kritik dan masukan dari masyarakat. Ia menegaskan pentingnya evaluasi yang dilakukan secara berkesinambungan. “Kami mendengar apa yang menjadi aspirasi masyarakat dan akan terus berupaya memperbaiki pola kerja kami,” tegasnya.
Melalui pernyataannya, Arumsari menunjukkan komitmen BGN untuk bertanggung jawab dalam melaksanakan program yang diharapkan dapat memberikan manfaat yang signifikan bagi mereka yang membutuhkan.





