Politik

Bawaslu Ajukan Rp 3,74 Triliun untuk Menghadapi Pemilu 2029!

Jakarta, Maret.id — Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Rahmat Bagja mengumumkan total pagu anggaran untuk tahun 2027 sebesar Rp3.749.107.602.000. Dalam penjelasannya, Bagja menyatakan bahwa anggaran tersebut terbagi ke dalam dua kategori, yaitu program dan jenis belanja.

Rincian Anggaran Program

Bagja merinci bahwa program dukungan manajemen operasional mendapatkan alokasi sebesar Rp2.570.447.602.000. Sementara itu, program penyelenggaraan pemilu non-operasional yang menjadi prioritas nasional dialokasikan sebesar Rp1.178.660.000.000.

Anggaran Non-Operasional Belum Dialokasikan

Selain itu, Bagja menyampaikan bahwa anggaran non-operasional reguler untuk kegiatan tugas dan fungsi rutin Bawaslu masih menunggu alokasi dari Kementerian Keuangan serta Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional. Hal ini terindikasi dari Surat Bersama Pagu Indikatif Kementerian/Lembaga untuk tahun anggaran 2027.

Sumber Daya Manusia di Bawaslu

Rahmat Bagja juga menuturkan mengenai sumber daya manusia di Bawaslu. Saat ini, jumlah komisioner Bawaslu secara nasional mencapai 2.125 orang, dengan total pegawai negeri sipil (PNS) sebanyak 11.905 orang. Dari jumlah tersebut, terdapat 3.620 PNS organik, 1.413 PNS yang dipekerjakan, dan 6.872 orang berstatus pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (P3K).

Bagja menambahkan bahwa Bawaslu juga memiliki 15 tenaga ahli dan 2.528 orang tenaga ahli daya, sehingga total sumber daya manusia di Bawaslu mencapai 16.573 orang. Informasi ini menunjukkan bahwa Bawaslu siap untuk melaksanakan tugasnya dalam pengawasan pemilu mendatang dengan dukungan sumber daya yang memadai.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button