DPRD Ngawi Manuver Cerdas: Pelajar dan Politik Awal

Jakarta, Maret.id — DPRD Kabupaten Ngawi baru saja menerima kunjungan dari puluhan siswa SMAN 1 Ngawi pada Senin (15/6/2026). Kegiatan ini diadakan di ruang aula DPRD dengan tujuan mendidik siswa mengenai politik dan lembaga negara, serta menghilangkan stigma negatif yang sering melekat pada dunia politik di kalangan generasi muda.
Pentingnya Kesadaran Politik di Kalangan Pelajar
Ketua DPRD Kabupaten Ngawi, Yuwono Kartiko, mengungkapkan bahwa kunjungan ini merupakan peluang penting untuk membangun kesadaran politik di kalangan pelajar. Dia menekankan perlunya generasi muda untuk tidak bersikap apatis terhadap politik, mengingat peran mereka sebagai warga negara sangatlah vital.
“Melalui edukasi seperti ini, kami ingin menyampaikan bahwa politik pada dasarnya memiliki potensi untuk kebaikan,” kata Yuwono, yang akrab disapa Pak King. Dalam konteks ini, pengenalan politik yang positif diharapkan dapat mendorong partisipasi aktif generasi muda.
Meningkatkan Keterlibatan Generasi Z
Pak King menjelaskan bahwa penelitian menunjukkan tingkat partisipasi Generasi Z dalam aktivitas politik masih terbilang rendah. Meskipun demikian, kelompok usia muda ini memiliki hak dan kesempatan yang setara untuk berkontribusi dalam proses demokrasi.
Dalam kunjungan tersebut, 48 siswa dari Majelis Permusyawaratan Kelas (MPK) SMAN 1 Ngawi berkesempatan untuk mempelajari tugas dan fungsi DPRD, serta memahami proses pengambilan keputusan di lembaga legislatif daerah. Mereka diajak untuk mengenali berbagai fungsi legislasi, penganggaran, dan pengawasan yang dijalankan oleh DPRD.
Diskusi Interaktif yang Inspiratif
Selama acara, siswa-siswa terlihat sangat aktif dalam sesi diskusi dan tanya jawab. Berbagai pertanyaan mengenai peran DPRD, proses pembentukan kebijakan, hingga kontribusi generasi muda dalam pembangunan daerah dilontarkan kepada para anggota dewan.
“Antusiasme peserta sangat baik dan interaktif. Ini menunjukkan minat tinggi generasi muda terhadap isu-isu kebangsaan dan pemerintahan ketika diberikan ruang diskusi yang tepat,” ujar Pak King. Ia berharap bahwa kegiatan-kegiatan edukatif semacam ini dapat dilanjutkan dan melibatkan lebih banyak sekolah di daerah Ngawi.
Dengan kegiatan ini, diharapkan siswa-siswa dapat membagikan pengetahuan yang mereka peroleh kepada teman-teman mereka di sekolah. Upaya ini diharapkan dapat semakin memperluas wawasan politik di kalangan pelajar sekaligus merangsang minat mereka untuk terlibat dalam kehidupan demokrasi.
Pak King menutup pernyataannya dengan harapan bahwa inisiatif ini tidak hanya akan berdampak positif bagi siswa yang hadir, tetapi juga dapat menginspirasi generasi muda lainnya untuk lebih aktif dan peduli terhadap perkembangan politik di Indonesia. Kunjungan ini menjadi salah satu langkah strategis dalam membangkitkan kesadaran politik yang lebih luas di kalangan generasi muda.





