Pesantren Harus Beradaptasi Tanpa Kehilangan Jati Diri dan Tradisi!

Jakarta, Maret.id — Peringatan haul Pondok Pesantren Al-Husaeni bukan sekadar tradisi, melainkan merupakan momen refleksi penting untuk melanjutkan semangat perjuangan para pendiri yang telah berkontribusi besar dalam membentuk karakter umat dan penyebaran ilmu agama. Hal ini disampaikan oleh Wakil Ketua Umum DPP PKB, Kang Cucun, di hadapan keluarga besar pesantren, alumni, santri, dan tokoh masyarakat lainnya pada Selasa, 16 Juni 2026.
Komitmen Negara Terhadap Pesantren
Kang Cucun menegaskan pentingnya pengakuan konstitusional terhadap pesantren melalui Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2019. Ia menganggap undang-undang ini sebagai langkah awal yang mengukuhkan posisi pesantren dalam sistem pendidikan nasional, tetapi perlu pemahaman lebih mendalam bahwa regulasi tersebut hanyalah pintu masuk untuk perkembangan lebih lanjut.
Dalam menghadapi perubahan zaman yang signifikan, Kang Cucun mengajak pesantren untuk tidak hanya tetap berpegang pada kurikulum tradisional, tetapi juga melengkapi santrinya dengan keterampilan modern yang relevan dengan kebutuhan zaman. “Pesantren yang kuat mampu menyeimbangkan antara kitab kuning dan keterampilan wirausaha, literasi digital,” ujarnya.
Visualisasi Santri Masa Kini
Kang Cucun menegaskan krusialnya peran santri masa kini yang tidak hanya hafidz dan menguasai fiqih muamalah, melainkan juga terampil dalam mengelola koperasi pesantren serta memahami sistem keuangan syariah yang modern. Ia menambahkan, santri perlu dipersiapkan untuk mendukung program ketahanan pangan nasional.
“Masyarakat membutuhkan figur santri yang siap berkontribusi nyata, bukan hanya di bidang keagamaan, melainkan juga dalam ekonomi dan sosial,” ungkap Kang Cucun. Ia optimis Pondok Pesantren Al-Husaeni memiliki fondasi yang kuat untuk menuju kemandirian ini.
Melanjutkan Estafet Perjuangan
Di akhir sambutannya, Kang Cucun menyerukan kepada seluruh elemen pesantren dan alumni untuk meneruskan perjuangan para pendiri. “Tugas kita sekarang adalah menjaga apa yang telah dibangun, memperluas pencapaian yang ada, dan mewariskannya kepada generasi berikutnya dalam kondisi yang lebih baik,” pungkasnya.
Dalam suasana penuh haru, Kang Cucun menyampaikan ucapan selamat berhaul kepada keluarga besar Pondok Pesantren Al-Husaeni, mengingatkan semua pihak akan pentingnya kontribusi dan semangat kebersamaan dalam menghadapi tantangan masa depan.





