KSP Desak Peningkatan Pembangunan MRT Jakarta Sebagai Proyek Strategis Nasional!

Jakarta, Maret.id — Direktur Utama PT MRT Jakarta (Perseroda), Tuhiyat, menyatakan bahwa dukungan lintas pemangku kepentingan sangat diperlukan agar proyek transportasi massal ini dapat berjalan sesuai rencana yang telah ditetapkan. Dalam pernyataan yang disampaikan pada Kamis, 18 Juni 2026, Tuhiyat menekankan pentingnya kerjasama untuk mewujudkan layanan transportasi publik yang aman, nyaman, dan berkelanjutan bagi masyarakat.
Progres Pembangunan MRT Jakarta
Tuhiyat menjelaskan bahwa per 25 Mei 2026, progres paket kontrak 201 telah mencapai 92,99 persen, dengan target operasional yang dijadwalkan pada akhir 2027. Stasiun Monas menjadi salah satu stasiun yang dibangun dalam paket kontrak tersebut bersama dengan Stasiun Thamrin.
Kepala Staf Kepresidenan Jenderal TNI (Purn), Dudung Abdurachman, melakukan kunjungan kerja ke kawasan Blok M dan area konstruksi Stasiun Monas yang terletak di Jakarta Pusat pada Rabu, 17 Juni 2026. Kunjungan ini merupakan bagian dari tanggung jawab KSP dalam melakukan monitoring dan evaluasi terhadap proyek strategis nasional.
Revitalisasi Kawasan Blok M
Dalam rangka mendukung perkembangan sistem perkeretaapian modern terintegrasi di Indonesia, Dudung memulai kunjungan dari Kawasan Berorientasi Transit Blok M yang kini kembali menjadi pusat kegiatan perkotaan. Ia melihat hasil revitalisasi infrastruktur, termasuk Taman Literasi Martha Christina Tiahahu dan pusat transportasi Blok M Hub yang baru.
Dudung dan rombongan kemudian menginspeksi area konstruksi Stasiun Monas, yang terletak 18 meter di bawah permukaan tanah. Ia memberikan penilaian positif terhadap kualitas pembangunan MRT Jakarta fase 2A, mengungkapkan bahwa pembangunan ini dapat memberikan manfaat yang signifikan bagi masyarakat dalam meningkatkan mobilitas dan konektivitas di wilayah Jakarta dan sekitarnya.
Manfaat Pembangunan MRT untuk Masyarakat
“Dalam proyek strategis nasional ini, pembangunan MRT Jakarta fase 2A, terutama Stasiun Monas, melanjutkan jalur dari Bundaran HI hingga Kota. Beberapa pekerjaan telah selesai, dan menurut Direktur Utama, progres pembangunan telah mencapai 60 persen,” ungkap Dudung. Pembangunan MRT diharapkan dapat menjadi solusi bagi permasalahan transportasi yang selama ini dihadapi oleh masyarakat ibukota.
Pentingnya dukungan pemerintah dan masyarakat untuk kelancaran proyek ini ditekankan, di mana keberhasilan MRT Jakarta diharapkan dapat menjawab tantangan mobilitas perkotaan di masa mendatang.





