Rupiah Tak Kuat Tanpa Reformasi Ekonomi yang Tepat!

Jakarta, Maret.id — Anggota Komisi XI DPR, Kamrussamad, mendorong pemerintah untuk memperbaiki struktur ekonomi nasional. Ia mengusulkan penguatan sektor manufaktur, mendorong hilirisasi industri, serta memperluas penggunaan mata uang lokal dalam perdagangan internasional.
Menurut Kamrussamad, Indonesia telah menjadikan rupiah sebagai mata uang nasional. Saat ini, tantangannya adalah menjaga stabilitas nilai tukar rupiah di tengah dinamika ekonomi global yang terus berubah.
Pelemahan Rupiah dan Tantangan Ekonomi
Kamrussamad menegaskan bahwa tren pelemahan rupiah terhadap dolar AS selama dua dekade terakhir bukan hanya disebabkan oleh faktor eksternal. Hal ini juga menunjukkan perlunya reformasi dalam struktur ekonomi nasional yang masih bertumpu pada konsumsi rumah tangga.
Ia berpendapat bahwa kontribusi sektor industri manufaktur terhadap produk domestik bruto (PDB) harus ditingkatkan. Dengan demikian, pertumbuhan ekonomi Indonesia akan memiliki fondasi yang lebih kuat.
Peningkatan Lapangan Kerja Melalui Manufaktur
“Jika industri manufaktur berkembang, penciptaan lapangan kerja formal akan meningkat secara signifikan,” ujarnya. Kamrussamad meyakini bahwa ini adalah cara yang efektif untuk memperkuat daya tahan ekonomi nasional.
Di samping itu, ia menekankan pentingnya kebijakan hilirisasi sumber daya alam dan penguatan sektor energi. Ketahanan pangan, pertanian, dan perikanan juga perlu didorong untuk meningkatkan nilai tambah komoditas ekspor Indonesia.
Mendorong Penggunaan Mata Uang Lokal
Kamrussamad mendorong pemerintah untuk memperluas penggunaan mata uang lokal dalam perdagangan internasional. Upaya ini bisa dilakukan melalui kerja sama bilateral dan regional, termasuk dengan negara-negara seperti Tiongkok, Jepang, dan Korea Selatan.
“Secara bertahap, kita harus memperbesar penggunaan mata uang lokal dalam perdagangan internasional,” pungkas Kamrussamad. “Ini penting agar kita tidak sepenuhnya bergantung pada satu mata uang saja, yaitu dolar AS.”
Melalui langkah-langkah ini, Kamrussamad berharap Indonesia bisa meningkatkan ketahanan ekonomi dan membawa dampak positif bagi sektor industri serta lapangan kerja di seluruh negeri.





