Politik

Banteng Batu Soroti Ketimpangan Kunjungan Wisatawan dan Capaian Pajak

Batu, Maret.id — Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Batu menyoroti ketimpangan antara peningkatan jumlah kunjungan wisatawan dan penerimaan pajak daerah dari sektor pariwisata. Meskipun angka kunjungan wisata ke Kota Batu menunjukkan tren positif, realisasi pajak dari sektor hotel, restoran, dan tempat hiburan dinilai belum sebanding dengan ramainya wisatawan yang datang.

Pentingnya Evaluasi Sistem Pajak

Juru bicara Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Batu, Amirah Ghaida Dayanara, menyatakan bahwa kondisi ini harus menjadi perhatian serius pemerintah daerah. “Tentu ini menjadi masalah yang harus diberi perhatian serius pihak eksekutif,” ujarnya. Berdasarkan data yang dimiliki DPRD, pertumbuhan sektor wisata di Kota Batu ternyata belum mampu memberikan dampak optimal terhadap penerimaan pajak daerah.

Fraksi PDI Perjuangan menduga bahwa masih terdapat kebocoran atau sistem pemungutan pajak yang belum berjalan maksimal, sehingga potensi pendapatan daerah belum tergarap sepenuhnya. Padahal, sektor pariwisata selama ini menjadi tulang punggung ekonomi Kota Batu.

Upaya Penguatan Monitoring Pajak

Sebagai tindak lanjut, DPRD meminta Pemerintah Kota Batu untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem pelaporan pajak pelaku usaha pariwisata. Fraksi PDI Perjuangan juga mendorong penguatan sistem monitoring pajak digital melalui penggunaan tapping box agar potensi manipulasi transaksi dapat diminimalisir.

Amirah menegaskan pentingnya validasi data di lapangan untuk memastikan bahwa jumlah kunjungan yang diklaim sesuai dengan fakta dan berkontribusi langsung pada retribusi serta pajak. “Sektor pariwisata seharusnya mampu menjadi motor penggerak ekonomi daerah sekaligus menopang kemandirian fiskal Kota Batu,” jelasnya.

Menurutnya, pembangunan infrastruktur dan pemeliharaan fasilitas publik di Kota Batu memerlukan dukungan pendapatan daerah yang kuat. “Jika kebocoran pajak terus dibiarkan di tengah membludaknya wisatawan, maka Kota Batu akan merugi karena beban pemeliharaan fasilitas umum meningkat tanpa didukung pendapatan yang sepadan,” tegas Amirah.

Fraksi PDI Perjuangan berharap Pemerintah Kota Batu segera mengambil langkah konkret agar geliat wisata benar-benar memberikan manfaat nyata bagi pembangunan kota dan kesejahteraan masyarakat.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button