Politik

Nanik Deyang Terima Telepon DPR Usai Aksi Demo Mahasiswa Mengguncang!

Jakarta, Maret.id — Wakil Ketua DPR RI Saan Mustopa melakukan upaya klarifikasi terkait masalah tata kelola program Merah Putih Berbagi (MBG) dengan menghubungi langsung pimpinan Badan Gizi Nasional (BGN) di hadapan mahasiswa. Langkah ini diambil untuk menjawab berbagai masukan yang disampaikan oleh para mahasiswa tentang isu tersebut.

Dalam diskusi tersebut, Saan mengungkapkan bahwa komunikasi langsung dilakukan dengan Kepala BGN, Nanik S Deyang, yang mana hasilnya memberikan penjelasan yang lebih jelas mengenai kebijakan dan program yang sedang berlangsung. Politisi dari Partai Nasdem ini menekankan pentingnya transparansi dalam pengelolaan anggaran kesehatan dan gizi yang menjadi prioritas pemerintah saat ini.

Efisiensi Anggaran dan Penghematan yang Signifikan

Saan Mustopa menjelaskan bahwa pemerintah tengah melaksanakan upaya efisiensi besar-besaran dalam program MBG. Langkah ini diambil untuk menjawab tantangan dalam pengelolaan anggaran yang selama ini dipandang kurang efektif.

Menurut Saan, melalui hasil audit anggaran, pemerintah berhasil mengidentifikasi penghematan yang signifikan yang dapat mencapai sekitar Rp70 triliun. Angka ini diperoleh dari penyisiran program-program yang dianggap tidak efisien dan perlu ditingkatkan pengelolaannya. “Kami berharap langkah ini dapat meningkatkan efektivitas dan efisiensi penggunaan anggaran,” tegas Saan.

Partisipasi Mahasiswa dalam Isu Kesehatan

Pertemuan tersebut dihadiri oleh delegasi mahasiswa dari berbagai universitas, termasuk Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), Universitas Trisakti, Universitas Mercu Buana, dan Universitas Esa Unggul. Partisipasi aktif mahasiswa merupakan salah satu pilar dalam mendorong kebijakan publik yang lebih baik dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Saan mengatakan, DPR berkomitmen untuk mengawal dan meneruskan seluruh aspirasi yang disampaikan oleh mahasiswa kepada pihak eksekutif. Ia menekankan bahwa keterlibatan mahasiswa dalam diskusi kebijakan sangat penting, terutama dalam hal yang berkaitan dengan kesehatan dan gizi masyarakat.

Kepastian Arah Kebijakan Pangan dan Gizi

Kepala BGN, Nanik S Deyang, juga menjelaskan bahwa pengelolaan program MBG akan lebih diarahkan pada pencapaian hasil yang nyata bagi masyarakat. Diskusi ini diharapkan dapat memberikan kepastian dan kejelasan bagi semua pihak yang terlibat, serta meningkatkan efektivitas program yang diimplementasikan oleh pemerintah.

Saan Mustopa menambahkan, “DPR siap untuk selalu mendengarkan aspirasi masyarakat, terutama dari kalangan mahasiswa yang memiliki kepedulian terhadap isu-isu gizi dan kesehatan. Ini adalah bagian dari tanggung jawab kami untuk memastikan setiap anggaran yang dialokasikan benar-benar memberi manfaat yang luas.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button