Politik

Gus Muhaimin Tegaskan Peran Strategis Ulama dalam Pembangunan Bangsa!

Jakarta, Maret.id — Di hadapan ribuan jemaah, Gus Muhaimin menyampaikan apresiasi kepada Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung beserta jajarannya atas penyelenggaraan Haul Akbar Ulama dan Habaib Betawi. Acara ini untuk pertama kalinya digelar secara besar-besaran dan menjadi momentum penting bagi masyarakat Jakarta.

Gus Muhaimin, dalam sambutannya, menyatakan, “Ide ini sangat luar biasa. Insya Allah dengan ide ini, Pak Gubernur semakin berkah dan sukses memimpin kita semua.” Pernyataan tersebut disampaikan pada Sabtu, 20 Juni 2026, menandai pentingnya acara tersebut dalam rangkaian kegiatan keagamaan di Jakarta.

Pentingnya Menghargai Tradisi

Menurut Gus Muhaimin, haul tidak hanya sekadar agenda seremonial keagamaan, tetapi juga merupakan tradisi penting yang memiliki makna mendalam. Tradisi ini bertujuan untuk menelusuri jejak perjuangan para ulama dan habaib yang telah berkontribusi besar dalam membentuk karakter bangsa, bahkan sebelum Indonesia merdeka.

“Kita semua bersyukur atas gagasan pertama kali Pak Gubernur menyelenggarakan Haul Akbar. Sangat akbar, karena yang kita hauli adalah para habaib, para masyayikh, para guru, para pahlawan, dan para tokoh yang berjasa besar membangun Jakarta, membangun umat, dan membangun masyarakat,” tuturnya dengan penuh semangat.

Peran Ulama dan Habaib dalam Sejarah Indonesia

Gus Muhaimin menegaskan bahwa sejarah Indonesia tidak dapat dipisahkan dari kontribusi yang dilakukan oleh para ulama dan habaib. Selama berabad-abad, mereka telah berperan sebagai penggerak pendidikan, dakwah, perjuangan kebangsaan, serta penguat moral masyarakat.

“Bangsa ini dibangun jauh sebelum kemerdekaan oleh para ulama dan para habaib. Karena itu, ide ini sangat luar biasa. Insya Allah dengan ide ini Pak Gubernur semakin berkah dan sukses memimpin kita semua,” tegasnya.

Menjaga Spirit Kebersamaan

Acara Haul Akbar ini diharapkan dapat menjadi pengingat bagi seluruh masyarakat Jakarta akan pentingnya menjaga spirit kebersamaan, termasuk dalam menghargai jasa-jasa para tokoh yang telah berkontribusi dalam perkembangan kota.

Seiring dengan meningkatnya kesadaran akan pentingnya tradisi dan nilai-nilai yang dijunjung oleh para ulama dan habaib, Gus Muhaimin optimis bahwa Jakarta akan semakin tumbuh dan berkembang dengan membawa nilai-nilai positif ke depan. “Kita harus terus menjaga dan meneruskan tongkat estafet perjuangan para pendahulu kita,” tutupnya.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button