Roy Suryo dan Dokter Tifa Dinilai Sebagai Tantangan bagi Jokowi dalam Menghadapi Isu Politik Terkini

Jakarta, Maret.id — Direktur ABC Riset & Consulting, Erizal, memberikan pandangannya terkait situasi politik terkini di Indonesia. Ia menilai bahwa kehadiran Roy Suryo dan Dokter Tifa di media telah berpengaruh negatif terhadap langkah pemerintahan Presiden Joko Widodo.
“Jangankan berlari, berjalan pun akan sulit, kalau Roy Suryo dan Dokter Tifa, masih tampil di media mengembangkan opini,” tutur Erizal, mengacu pada dampak suara publik yang dipengaruhi oleh kedua tokoh tersebut.
Erizal juga menyebut bahwa sosok Rismon Sianipar tidak lagi relevan dalam perdebatan mengenai keabsahan ijazah Presiden Jokowi. “Kalaupun kini Rismon bergabung menjadi pembela ijazah Jokowi, itu sudah tak berarti lagi, sebelum ia sendiri bisa membuktikan keaslian ijazahnya, S2 dan S3, di Yamaguchi, Jepang,” imbuhnya.
Ia mendorong para pendukung Jokowi untuk merayakan penangkapan Roy Suryo dan Dokter Tifa. “Roy Suryo dan Dokter Tifa secara opini, memang jatuh tapai,” tegas Erizal.
Situasi ini, menurutnya, juga akan memberi keuntungan bagi rencana blusukan Jokowi yang diharapkan dapat menjangkau lebih banyak masyarakat. “Rencana Jokowi akan blusukan se-Indonesia, relatif tertolong juga dengan penangkapan Roy Suryo dan Dokter Tifa ini,” sambungnya.
Erizal juga menyoroti kurang jelasnya waktu pelaksanaan blusukan tersebut, “Ngomong-ngomong, kapan blusukan Jokowi akan dimulai, ya? Katanya Juni.” Kini, bulan Juni hampir berakhir namun pelaksanaan blusukan perdana Jokowi belum terdengar akan dimulai. “Tunggu sajalah,” tutup Erizal.





