Prabowo Janji Tingkatkan Anggaran Pembangunan Infrastruktur Hingga ke Pelosok Desa dalam Program Nasionalisasi Pembangunan 2024

Jakarta, Maret.id — Presiden Prabowo Subianto meresmikan pembangunan jalan daerah sepanjang 1.151 kilometer yang menjangkau 37 provinsi di Indonesia. Acara tersebut berlangsung di Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur, pada Selasa, 23 Juni 2026.
Dalam sambutannya, Prabowo menekankan pentingnya pemerataan pembangunan infrastruktur agar seluruh wilayah tidak tertinggal. “Sudah jelas kita bertekad, tidak boleh ada daerah yang tertinggal, hanya karena akses yang terbatas,” tegasnya.
Ia juga mengutarakan komitmen pemerintah untuk menurunkan biaya logistik dan meningkatkan ketahanan ekonomi. Selain itu, Prabowo mengajak pemerintah daerah untuk mengoptimalkan pemanfaatan infrastruktur yang telah dibangun.
“Pembangunan jalan yang baik adalah bagian dari strategi ketahanan kita,” sambungnya. Presiden memastikan bahwa alokasi anggaran untuk pembangunan akan diperbesar, bahkan hingga tingkat desa.
“Saya mengajak seluruh pemerintah daerah untuk menjaga dan memanfaatkan infrastruktur dengan sebaik-baiknya,” imbuh Prabowo. Ia menyatakan rasa bangganya atas pencapaian pembangunan jalan yang menembus pelosok Indonesia.
“Pelaksanaan pembangunan jalan daerah dengan total sepanjang 1.151 km, di seluruh pelosok Indonesia, di 37 Provinsi, merupakan langkah yang patut diapresiasi,” ujarnya. Prabowo menegaskan bahwa jalan daerah berperan vital dalam mendorong ekonomi masyarakat, terutama dalam sektor pertanian, perikanan, dan hasil kebun.
“Kehadiran jalan daerah ini memiliki arti yang sangat penting. Jalan daerah adalah urat nadi, perekonomian rakyat,” tuturnya. Menurutnya, infrastruktur yang memadai akan memungkinkan produk masyarakat bergerak dari desa menuju pasar dan pusat distribusi.
Dengan langkah ini, pemerintah Indonesia berupaya merangkul segala potensi yang ada demi kepentingan masyarakat secara luas.





