Syaifuddin Ajak Bonek Salurkan Keberanian untuk Jaga dan Bangun Surabaya bersama DPD PDI Perjuangan Jawa Timur

Jakarta, Maret.id — Ketua DPRD Surabaya, Syaifuddin Zuhri, mengajak komunitas Bonek untuk menyalurkan semangat dan loyalitas mereka menjadi energi positif dalam menjaga dan membangun Kota Surabaya. Pernyataan tersebut disampaikan dalam acara silaturahmi dan nonton bareng Piala Dunia bersama Bonek, bertepatan dengan HUT Persebaya ke-99.
Syaifuddin menegaskan pentingnya semangat arek-arek Bonek yang seharusnya tidak hanya terbatas di tribun, tetapi juga berkembang menjadi kekuatan sosial dalam merawat Kota Pahlawan. “Kesempatan ini kami manfaatkan untuk mengenal lebih dekat arek-arek Bonek yang memiliki militansi, loyalitas, dan ikatan persaudaraan yang sangat kuat,” tutur Syaifuddin.
Ia menilai Bonek tidak hanya sebagai kelompok suporter, melainkan identitas sosial yang memiliki pengaruh besar di tengah masyarakat. Menurutnya, keberanian yang dimiliki oleh Bonek harus diarahkan untuk menjaga ketertiban dan memperkuat solidaritas di kota ini. “Keberanian dan loyalitas itu harus kita rumuskan bersama agar memberikan nuansa bahwa arek Surabaya itu berani, tetapi bukan berani merusak kotanya atau membuat masyarakat merasa takut,” tegasnya.
Sebagai Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kota Surabaya, Syaifuddin menganggap Bonek sebagai aset penting bagi kota. Ia menyebutkan, militansi dan persaudaraan kuat di kalangan suporter menjadi modal sosial besar jika dikelola secara positif. “Bonek adalah aset Kota Surabaya. Yang terpenting, keberadaan mereka tidak menimbulkan ketakutan di tengah masyarakat,” imbuh Syaifuddin.
Momentum HUT Persebaya ke-99, lanjutnya, seharusnya tidak hanya dirayakan sebagai hari jadi klub, tetapi juga sebagai pengingat bahwa Persebaya dan Bonek adalah bagian integral dari kehidupan masyarakat Surabaya. Syaifuddin berharap semangat kebersamaan yang terbangun di tribun dapat dibawa ke ruang-ruang sosial kota.
Ia juga menyatakan komitmennya untuk memperkuat komunikasi dengan komunitas suporter. Syaifuddin membuka rumah dinas DPRD Surabaya sebagai ruang untuk berkumpul dan berdiskusi. “Saya persilakan komunitas Bonek menggunakan rumah dinas ini untuk berkumpul, bermusyawarah, menyatukan visi dan misi,” ujar Syaifuddin.
Ia menandaskan bahwa loyalitas Bonek adalah kekuatan yang harus dimanfaatkan dengan baik. Dalam pandangannya, jika diarahkan dengan tepat, keberanian khas arek Surabaya dapat menjadi energi yang menjaga kota tetap hidup dan solid. “Dari tribun stadion, semangat itu diharapkan menjalar ke kehidupan sehari-hari: menjaga kota, menghormati warga lain,” ungkapnya.
Dengan demikian, Bonek diharapkan tidak hanya menjadi simbol fanatisme sepak bola tetapi juga menjadi bagian dari kekuatan sosial yang positif bagi Surabaya.





