Dunia

Klaim Bill Gates Memanas, Relasi dengan Atlet dan Ilmuwan Nuklir Mengancam Keamanan!

Jakarta, Maret.id — Bill Gates, pendiri Microsoft dan filantropis, memberikan kesaksian kepada Komite Pengawasan DPR Amerika Serikat terkait hubungannya dengan mendiang Jeffrey Epstein dan mengidentifikasi tiga wanita yang pernah menjadi pasangan selingkuhannya saat masih menikah dengan Melinda French Gates. Kesaksian itu berlangsung tertutup dan kemudian dirilis dalam bentuk dokumen oleh komite, memicu perhatian publik dan media internasional.

Kesaksian di Gedung Kongres

Gates memberikan keterangannya secara sukarela dalam sesi yang berlangsung beberapa jam pada 10 Juni 2026. Dokumen kesaksian setebal 138 halaman yang dipublikasikan komite memuat pernyataan pembuka dan rincian interaksi Gates dengan Epstein.

Dalam pernyataannya, Gates menyebut bahwa pertemuan dengan Epstein berlangsung pada periode awal dekade 2010-an hingga sekitar akhir 2014. Ia menegaskan bahwa dirinya tidak dituduh melakukan kejahatan oleh pihak berwenang sehubungan dengan kasus Epstein.

Pengakuan soal Perselingkuhan dan Dampaknya

Gates mengaku bahwa pada awal 2026 ia mengakui kepada publik dan kepada pihak yayasan tentang dua hubungan gelap dengan wanita berkebangsaan Rusia saat masih menikah. Ia menegaskan bahwa perselingkuhan tersebut tidak berkaitan langsung dengan interaksinya dengan Epstein tetapi telah menyakiti keluarganya.

Dalam kesaksiannya, Gates mengatakan bahwa Epstein kemudian mengetahui informasi sensitif tentang kehidupan pribadinya, termasuk pengakuan perselingkuhan, dan bahwa informasi itu digunakan atau dicoba untuk digunakan demi keuntungan Epstein. Gates menyatakan upaya tersebut tidak berhasil, namun menimbulkan potensi pemerasan.

Identifikasi Tiga Nama

Dalam uraian kepada anggota komite, Gates mengidentifikasi tiga wanita yang pernah menjadi pasangan gelapnya yaitu Mila Antonova, seorang pemain bridge; Karima Nigmatulina, yang disebutnya sebagai ilmuwan di bidang nuklir; serta Alice Jacobs Nesselrodt, seorang dokter yang ditemuinya pada sebuah konferensi sebelum 2010. Identifikasi ini muncul dalam dokumen yang menjadi bagian dari catatan komite.

Gates tidak menyebutkan bahwa wanita-wanita tersebut terkait dengan tindakan kriminal apa pun, dan menekankan bahwa hubungan pribadi itu merupakan urusan pribadinya yang menyulitkan keluarga.

Klaim Email dan Penyangkalan

Publikasi dokumen-dokumen lama dari arsip Epstein termasuk email yang mengklaim bahwa Gates tertular infeksi menular seksual dari “gadis-gadis Rusia” dan meminta bantuan Epstein untuk menyembunyikannya dari istrinya. Gates membantah klaim-klaim yang ia sebut “sepenuhnya salah”, namun mengakui mungkin pernah mengungkapkan kekhawatiran tentang kemungkinan tertular suatu penyakit yang kemudian beredar menjadi kebohongan.

Ia mengatakan bahwa meskipun tidak pernah mengalami pemerasan secara eksplisit, ada indikasi bahwa Epstein mempertimbangkan kemungkinan menggunakan informasi tersebut untuk menekannya. Gates menegaskan ia tidak melihat bukti keterlibatan Epstein dalam perilaku kriminal yang dilihatnya secara langsung.

Tanggapan terhadap Tuduhan Keterlibatan

Gates menegaskan ia tidak pernah mengunjungi properti Epstein seperti pulau pribadi, peternakan, atau rumah di Florida, dan bahwa ia tidak pernah menyaksikan tindakan kriminal atau mendapati indikasi bahwa Epstein melakukan kekerasan terhadap orang lain. Ia juga mengatakan tidak pernah berinteraksi secara langsung dengan para korban yang diidentifikasi dalam perkara Epstein, meskipun mengakui mungkin pernah berada di dekat beberapa orang tersebut dalam situasi publik.

Dalam beberapa pernyataan publik sebelum proses ini, Gates juga telah meminta maaf atas interaksinya di masa lalu dengan Epstein dan atas dampak hubungan tersebut terhadap orang-orang di sekitarnya.

Langkah Yayasan dan Pernyataan Juru Bicara

Pada April 2026, yayasan yang terkait dengan Gates mengumumkan penunjukan peninjau eksternal untuk menilai keterlibatan masa lalu yayasan dengan Epstein serta meninjau kebijakan untuk kemitraan filantropi. Langkah ini diambil sebagai upaya peningkatan transparansi dan tata kelola.

Seorang juru bicara Gates menyatakan bahwa Gates menghargai kesempatan memberikan keterangan di hadapan komite dan menjawab setiap pertanyaan selama wawancara yang berlangsung hampir enam jam. Juru bicara itu menambahkan bahwa Gates mendukung pengungkapan penuh dokumen-dokumen terkait Epstein dan berharap penyelidikan dapat membawa keadilan bagi para korban.

Gates menutup pernyataannya dengan mengulang dukungan atas pengungkapan dokumen dan penyelidikan yang adil, serta harapan agar proses ini memberi kejelasan bagi publik dan keadilan bagi pihak-pihak yang dirugikan.

Aditya Permana

Jurnalis dan analis media digital yang berfokus khusus pada pelaporan sektor ekonomi, bisnis, dan finansial. Di maret.id, ia mendedikasikan perannya untuk mengulas dinamika pasar, kebijakan fiskal, perkembangan UMKM, hingga tren ekonomi makro global dan nasional. Dengan pendekatan yang tajam dan berbasis data, Aditya berkomitmen menyajikan informasi kompleks seputar dunia keuangan ke dalam ulasan yang mendalam, objektif, dan mudah dipahami oleh semua kalangan pembaca.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button