Graham Potter siap hadapi Prancis, pelatih Swedia targetkan kejutan

Jakarta, Maret.id — Pelatih tim nasional Swedia, Graham Potter, menunjukkan antusiasmenya menjelang laga babak 32 besar Piala Dunia melawan raksasa sepakbola Prancis di New Jersey. Mantan pelatih Chelsea ini menyadari tantangan berat yang dihadapi timnya saat berhadapan dengan skuad Les Bleus yang dipenuhi bintang-bintang berkualitas.
Pertandingan melawan Prancis dipastikan setelah seluruh pertandingan fase grup selesai. Tim Swedia lolos ke babak gugur sebagai peringkat ketiga grup dengan meraih empat poin, salah satunya hasil imbang 1-1 melawan Jepang di Dallas. Sebaliknya, tim Prancis dengan mudah memuncaki grup mereka dengan rekor sempurna, ditutup dengan kemenangan telak 4-1 atas Norwegia.
Potter menganggap pertandingan ini sebagai ujian terberat. Dalam wawancaranya, ia memuji kedalaman taktis dan tradisi gemilang tim nasional Prancis. “Ini akan menjadi pertandingan yang fantastis, jenis pertandingan yang Anda impikan sejak kecil… Kami benar-benar menantikan pertandingan ini,” kata Potter.
Tim asuhan Didier Deschamps memasuki babak gugur dengan performa mengesankan. Mereka mencatatkan empat kemenangan beruntun berkat penampilan gemilang Kylian Mbappe, Michael Olise, dan Ousmane Dembele. Meskipun menyadari kualitas lawan, Potter tetap optimis. “Ini merupakan tantangan yang sangat besar. Namun, itulah yang Anda harapkan dalam pertandingan sistem gugur Piala Dunia,” ujarnya.
Swedia kini bersiap pindah dari markas latihan di Dallas menuju New Jersey untuk laga krusial pada hari Selasa. Agar bisa melaju lebih jauh, lini pertahanan asuhan Potter harus benar-benar tangguh melawan serangan Prancis yang telah mencetak 17 gol dalam enam pertandingan terakhir. Ujian kali ini merupakan lompatan kualitas yang signifikan bagi Swedia, di mana mereka tak boleh melakukan kesalahan.
“Ini adalah saat yang menentukan bagi sepakbola Swedia. Kita berharap tim bisa memberikan yang terbaik melawan Prancis,” ujar Budi Santoso, seorang pencinta sepak bola Indonesia. Para pendukung setia timnas Swedia di tanah air tentunya berharap aksi heroik dari anak asuh Potter.





